Seringai 17 Tahun : Tetap Beroktan Tinggi

Melewati perjalanan bermusik selama 17 tahun tanpa pergantian formasi merupakan sebuah pencapaian. Band heavy rock/metal asal Jakarta, Seringai membuktikan kesolidan mereka dalam acara bertajuk High Octane Superfest hari Sabtu, 28 September 2019 di Studio Palem, Jakarta.
Panggung musik dibuka sederet local heroes yaitu Komunal, Taring, Belantara, Avath, dan Deadsquad. Satu-satunya band luar yang ikut berpartisipasi adalah Kandarivas yang pernah mendukung tur Seringai saat mempromosikan album Seperti Api beberapa waktu lalu di Jepang.

searah jarum jam: Avath, Dead Squad, Taring, Belantara, Kandarivas / foto: Pohan.
Acara pun bertambah seru dengan banyaknya kolaborasi, antara lain Taring yang menghadirkan Doddy Hamson ‘Komunal’, Deadsquad mengundang eks bassist Bonny Sidharta, hingga Daniel ‘Deadsquad’ dan Alvin ‘Noxa’ yang menjadi kolaborator dalam aksi Kandarivas.
Penonton yang hadir tak hanya menonton musik. Namun juga bisa berbelanja di booth Merchandise & Garage Sale yang menjual kaos edisi khusus High Octane Superfest. Selain itu, bisa melihat pameran hasil karya lima seniman dalam menginterpretasikan Seringai pada sepatu Vans.

crowd High Octane Superfest / foto: pohan.
Menuju puncak High Octane Superfest, penonton semakin merapat ke barisan untuk menyambut Ricky Siahaan, Arian13, Sammy Bramantyo, dan Khemod naik ke atas panggung. Tuan rumah membuka pertunjukan mereka dengan “Berhenti di 15” dari album Serigala Militia.

Prisa Rianzi, vokalis tamu di “Akselarasi Maksimum” / foto: Pohan
Selain menjadi perayaan hari ulang tahun band, Seringai mengambil kesempatan untuk memperingati 15 tahun album perdana. Di mana artwork High Octane Rock terpampang sebagai hiasan panggung sesuai dengan apa yang mereka mainkan “Puritan”, “Membakar Jakarta”, “Alkohol”, dan nomor-nomor lainnya.

Tetap solid: Seringai / foto: Pohan
Begitu “Akselarasi Maksimum”, muncul Prisa Rianzi sebagai vokalis tamu. Aneka moshing tercipta sepanjang set. “Siapa yang kemarin ikut demo? Salut!,” kata Arian. Tak lama kemudian “Lencana” berkumandang. Seringai pun menutup hajatan ultah 17 tahun mereka dengan “Mengadili Persepsi” dan “Selamanya”.
______

Eksplor konten lain Pophariini
- #hidupdarimusik
- Advertorial
- AllAheadTheMusic
- Baca Juga
- Bising Kota
- Esai Bising Kota
- Essay
- Feature
- Good Live
- IDGAF 2022
- Interview
- Irama Kotak Suara
- KaleidosPOP 2021
- KALEIDOSPOP 2022
- KALEIDOSPOP 2023
- KALEIDOSPOP 2024
- Kolom Kampus
- Kritik Musik Pophariini
- MUSIK POP
- Musisi Menulis
- New Music
- News
- Papparappop
- PHI Eksklusif
- PHI Spesial
- PHI TIPS
- POP LIFE
- Review
- Sehidup Semusik
- Special
- Special Video
- Uncategorized
- Videos
- Virus Corona
- Webinar
Inheritors Kolaborasi bersama Agan Dazzle di Single Pestilence
Band thrash metal asal Malang, Inheritors merilis single anyar bertajuk “Pestilence” hari Jumat (21/03) yang akan menjangkit telinga semua yang mendengarkan. Lagu ini merupakan rangkaian awal dari peluncuran album penuh mereka yang akan datang. …
BATDD Asal Tangerang Menandai Kemunculan Lewat Album Mini Tamasya Dibuka
Band baroque pop asal Tangerang bernama BATDD (Bimbingan Anak Tersiap Di Dunia) resmi merilis album mini perdana berjudul Tamasya Dibuka hari Jumat (21/03). Album ini merupakan perwujudan dari kekaguman band pada musik. …