Aelea Perkenalkan Musik dari Mamuju Lewat Single Perdana Superior

May 16, 2024

Aelea asal Mamuju, Sulawesi Barat menandai kemunculan mereka dengan single berjudul “Superior” hari Kamis (02/05). Band indie pop ini mengaku terinspirasi nama-nama lokal seperti Planet Bumi, Rumahsakit, dan Pure Saturday dalam perjalanan bermusiknya.

 

Aelea beranggotakan Aan Surya Perdana (vokal, gitar), Riza Wahyudi Herly (gitar), Ngurah Anjas Darma Eka Nanda (bas), dan Muhammad Saddam Hamzah (drum).

Dalam sesi wawancara bersama Pophariini, Saddam membawa kabar perkembangan musik di kotanya. Menurut sang drumer, penikmat musik di Mamuju seleranya berhenti di era lagu pop bertema cinta tahun 2000-an.

“Edellweis, The Manakarra, Fakta, Baleria, Ir. Juanda dan Sunar Sweet menjadi beberapa band yang menemani masa kecil kami di era itu, sekitar tahun 2005 hingga kini dengan lahirnya band generasi baru masih cenderung dipengaruhi oleh apa yang dimainkan band di era sebelumnya,” kata Saddam via WhatsApp (15/05).

Mengaku sangat menikmati alunan musik pop bertema cinta dari band-band pendahulu, Saddam sadar, perkembangan musik di Mamuju tidak semaju kota besar di Sulawesi seperti Makassar dan Palu.

“Kami tidak tau penyebabnya, apa karena selera atau tidak berani mencoba atau mungkin ada alasan lain yang tidak kami ketahui. Dan kami tidak nyaman dengan keadaan itu,” tegasnya.

Bicara soal single “Superior”, Yudi bertanggung jawab sebagai penulis lirik sang lagu. Penggarapan melibatkan teman-teman personel Aelea, seperti Emmang yang menjadi operator rekaman dan Capung asal Makassar yang bertugas di bagian pasca produksi.

 

“Sengaja kami mastering di Makassar, kami berpesan kepada sahabat kami agar supaya hasilnya bisa menjadi bahan perbandingan dan pelajaran untuk kualitas produksi anak-anak Mamuju yang mudah-mudahan tidak ketinggalan dari yang lain,” tutup Yudi.

Saat ini Aelea sedang dalam tahap pengumpulan materi untuk album mini perdana yang dijadwalkan beredar bulan Desember mendatang.

 

Penulis
Gerald Manuel
Hobi musik, hobi nulis, tapi tetap melankolis.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Afgan Merilis Karya yang Paling Personal Berjudul Sonder

Selang empat bulan dari perilisan single “Shallow Water”, Afgan akhirnya melepas album berbahasa Inggris kedua berjudul Sonder tanggal 21 Juni lalu sesuai yang direncanakan. Album mini tersebut menampilkan total 5 lagu dengan trek fokus …

Gagasan Perayaan Risky Summerbee & The Honeythief di Single Carnivalesque

Berjarak 2 bulan dari perilisan “Perennial”, Risky Summerbee & The Honeythief kembali lagi membawa yang terbaru dalam tajuk “Carnivalesque” hari Jumat (14/06).   Rizky Sasono yang menuliskan lirik lagu ini dengan mengangkat tema perayaan …