Akhiri Masa Rehat, Vanilla Party Langsung Rilis Album Mini Perdana Clementine

Sekitar satu tahun, sempat tidak aktif merilis karya. Unit indie pop asal Bekasi, Vanilla Party akhirnya siap kembali lewat perilisan album mini perdana bertajuk Clementine hari Jumat (17/01).
View this post on Instagram
Vanilla Party beranggotakan Anggoseh (drum), Sibil (vokal), Abi (bas), Yudo (gitar), dan Fiqheye (kibor).
Dalam sesi wawancara hari Rabu (15/01) via WhatsApp, Anggo dan Fiqheye mewakili personel yang lain menceritakan perjalanan band hingga album mini perdana Clementine.
Anggo yang merupakan salah satu personel awal mengungkapkan ia awalnya membentuk band bersama Sibil dan seorang teman, namun sebelum band benar-benar sah terbentuk, rekan mereka memutuskan hengkang.
Kehadiran Fiqheye sebagai personel teranyar band diakui Anggo sudah sangat dinantikan ia dan rekan-rekan Vanilla Party.
“Fiqheye dengan gaya bermusik dan style-nya bisa dibilang bikin band jadi lebih colorful,” kata Anggo.
Fiqheye yang bernama asli Fiqih ini juga memberikan pendapatnya mengenai album Clementine yang berisikan 7 lagu tersebut. Ia mengungkapkan, materi ini seperti perjalanan emosional dan reflektif yang menggambarkan proses tumbuh, beradaptasi, dan menemukan makna di tengah kompleksitas kehidupan yang serba semrawut.
“Melalui EP ini, kami ingin menyampaikan bahwa hidup adalah sebuah siklus—terkadang kita semua berada di halaman yang sama, namun di saat lain, kita mungkin menemukan diri kita di bab yang berbeda,” jelas Fiqheye.
Selain merasa promosi di media sosial penting untuk menunjukkan eksistensi band, Anggo berpendapat bahwa ia masih ingin membangun ekosistem dari level akar rumput.
“Biar Abang-abang dan Kakak-kakak di dunia bawah tanah itu tau kalau ada band namanya Vanilla Party karena dari sini pasti akan berkembang berbarengan dengan promosi secara gak langsung alias mouth to mouth,” tutupnya.

Eksplor konten lain Pophariini
- #hidupdarimusik
- Advertorial
- AllAheadTheMusic
- Baca Juga
- Bising Kota
- Esai Bising Kota
- Essay
- Feature
- Good Live
- IDGAF 2022
- Interview
- Irama Kotak Suara
- KaleidosPOP 2021
- KALEIDOSPOP 2022
- KALEIDOSPOP 2023
- KALEIDOSPOP 2024
- Kolom Kampus
- Kritik Musik Pophariini
- MUSIK POP
- Musisi Menulis
- New Music
- News
- Papparappop
- PHI Eksklusif
- PHI Spesial
- PHI TIPS
- POP LIFE
- Review
- Sehidup Semusik
- Special
- Special Video
- Uncategorized
- Videos
- Virus Corona
- Webinar
Band Bandung Era 2000-an, Astrolab Rilis Album Mini Transcending Time
Lama tak merilis karya musik, Astrolab setelah 18 tahun akhirnya meluncurkan album mini bertajuk Transcending Time (25/01). Seorang pelukis, pemahat patung, hingga penari akan selalu menyisakan jejak terakhir yang terawat dengan baik …
RAN Luncurkan Video Musik Kapan? yang Dibintangi Yono Bakrie
Setelah terakhir meluncurkan video musik “Hey Tunggu Dulu” Oktober 2024, RAN menghadirkan visualisasi terbaru masih dari album TEATER NESTAPA berjudul “Kapan?” (21/02). Seperti tiga video sebelumnya “Rahasia #1”, “Rahasia #2”, dan “Hey …