Babak Pertama Padi di Ibukota

Feb 3, 2018

Konser Padi Reborn menjadi panggung band lokal pertama yang memeka pada awal tahun 2018 ini. Mereka resmi pensiun dari daftar penantian banyak orang di Ibukota sebelum tampil di rumahnya sendiri kota Surabaya.

Tidak ada alasan absen dari barisan penonton. Hasrat terpendam mencair dalam semalam. Padi langsung membuka pertunjukan dengan “Sang Penghibur”. Sebut saja konser begitu intim layaknya mengulang pembacaan lirik lagu dari sampul album fisik entah kaset atau CD.

Dalam pertunjukan ini tak sedikit yang datang gerombolan sebagai reuni. Ada pula yang asyik bergandengan. Bahkan, kisah terpahit gagal pendekatan. Padi juga memainkan lagu “Seperti Kekasihku” dan “Mahadewi”.

Begitu masuk di pertengahan, mereka mempersilakan tamu cantik ambil bagian. Tak lain adalah Rossa, mantan istri sang drummer yang berkesempatan menyanyikan “Rapuh” dan “Semua Tak Sama”.

Ruangan The Pallas cukup besar namun tak sanggup menampung sesaknya penonton. Ini membuktikan nama besar Padi di hati para penggemarnya. Lebih dari tiga album yang pernah mereka rilis tak cukup puas hanya semalam seperti “Demi Cinta” dari album Lain Dunia rela tak dimainkan. 

Tanpa menunggu hanyut semakin dalam, pertunjukan diakhiri nomor “Sobat” yang mengorek kembali ingatan tentang pertikaian cinta. Kami yang hadir terhibur secara maksimal bahwa usaha mereka selama terlahir kembali masih bisa dipertahankan.

“Saya pribadi nggak menyangka dari awal sampai akhir konser itu orang-orang bernyanyi, dan antusiasmenya nggak menurun. Kita dapat transfer energi besar, dan saya pertama muncul sempat gugup juga. Tapi, Sobat Padi memudahkan semuanya,” kata Fadly melalui voice note WhatsApp.

Foto dok. Budi Susanto

 

____

Penulis
Pohan
Suka kamu, ngopi, motret, ngetik, dan hari semakin tua bagi jiwa yang sepi.

Eksplor konten lain Pophariini

Daftar Penyanyi Latar Musisi Indonesia

Sebuah lagu yang terdengar harmonis tak lepas dari sumbangsih warna vokal yang dihasilkan oleh penyanyi latar. Peran mereka kadang tak kasatmata atau mungkin dianggap lalu. Kenyataannya, penyanyi latar tidak bisa dianggap remeh. Jika menilik …

5 Alasan MALIQ & D’Essentials Enggak Bubar

Menyambut perilisan album baru MALIQ & D’Essentials, Can Machines Fall In Love? tanggal 30 Mei 2024, kami menemui mereka di sela-sela waktu latihan hari Selasa (21/05) di studio Mad Haus.   View this post …