428

Bani Bumi, Karya Teranyar dari Polka Wars

Gumuk Pasir, Polka Wars, 2019 / dok. Polka Wars

Polka Wars boleh menghela nafas lega. Minggu-minggu ini, mereka telah merampungkan seluruh sesi rekaman, mixing dan mastering dari Bani Bumi, album kedua sekaligus album terbaru mereka. Wajar lega, pasalnya mereka menunggu satu tahun untuk melahirkan album ini.

Bani Bumi adalah sebuah akumulasi rasa galau, gemuruh serta kesedihan yang dirasakan masing-masing personil. Setelah memerlukan waktu empat tahun pasca album pertama, Axis Mundi, dirilis, Polka Wars sepakat untuk merangkum kegelisahan mereka melalui album keduanya ini.

Tak seperti dalam album pertama, Axis Mundi yang banyak bercerita hubungan manusia secara vertikal, di Bani Bumi Polka Wars banyak bercerita tentang kegelisahan pribadi atas hal-hal yang terjadi di sekitar juga antar manusia.

sampul album Bani Bumi karya Anindya Anugrah

Bani Bumi merupakan pengalaman apa yang mereka alami sebagai manusia dan respon mereka atas apa yang terjadi di lingkup kehidupan masing-masing personil.Melalui proses pengerjaan selama satu tahun dibantu dengan pribadi brilian, Lafa Pratomo, Bani Bumi memberikan pengalaman baru bagi seluruh personil. Lafa juga banyak berperan memberikan sentuhan-sentuhan tak terduga di setiap komposisi lagu. Di album ini pula Polka Wars menggaet singer-songwriter cantik, Sandrayati Fay untuk berkontribusi di salah satu lagu.

Baca juga:  Trio Electro R&B, Svmmerdose Siap Rilis Album Penuh

Hari ini, Polka Wars lebih mengedepankan harmoni serta lebih menghargai proses termasuk dalam penulisan lirik. Tak sedikit dari lagu-lagu di Bani Bumi digarap melalui proses penulisan lirik yang panjang dan kontemplasi. Meski begitu, di Bani Bumi ini Polka Wars masih menyediakan ruang-ruang kekeliruan yang dibiarkan dengan tujuan memanusiakan lagu. Tentu langkah ini tak umum, di mana nyaris semua grup musik hari ini mengejar produksi musik yang paripurna. Dalam kacamata lain Polka Wars seperti mengingat kembali masa-masa mereka pertama kali berkenalan dengan musik.

Sehabis sesi terakhir rekaman: Polka Wars dan Lafa Pratomo (paling tengah)

Deluxe Set Bani Bumi siap dipesan sejak 10 Mei kemarin. Terdapat empat kategori, yang merepresentasikan elemen-elemen penting dalam pembentukan sejarah serta konflik umat manusia, yakni: Kekuasaan (deluxe set berwarna merah), Wanita (deluxe set berwarna hijau), Harta (deluxe set berwarna kuning) dan Pengetahuan (deluxe set berwarna biru).

View this post on Instagram

Warna matahari ini sangat mudah dipahami dan mampu membangkitkan perasaan optimisme, kejelasan dan kehangatan. Kuning juga merupakan warna yang kaya, seperti warna yang ada pada emas dan harta karun. Warna terang seperti kuning dapat menonjol, bahkan ketika ia digunakan di lingkungan yang ramai. – Jadi siapa di antara kalian yang kemarin memesan deluxe set #BANIBUMI [K] ini? Kira-kira selain kaos & cd, apa lagi ya isinya? Ada yang bisa menebak berdasar petunjuk di atas kah, sobad? – Untuk yang kemarin terlambat memesan, mohon tunggu formulir pra-pesan dibuka kembali ya. Tenang saja, masih ada sekitar 20-25% deluxe set yang tersedia. Artinya masih ada waktu untuk mengumpulkan uang & keyakinan kalian.đź’›

A post shared by Polka Wars (@polkawars) on

Sedangkan artwork yang digarap dengan tangan terampil, Anindya Anugrah cukup memberikan kesegaran dari segi visual album Bani Bumi melalui warna-warna yang ia pilih untuk mewakili karakter masing-masing personil.

Sebuah keindahan yang kaya, sebuah lagu patah hati, redupnya nyala harapan, keinginan untuk mati, marah pada yang berkuasa, mempertanyakan kembali makna mapan dalam hidup, kepergian seseorang, rasa bahagia bercampur takut manakala memiliki seorang anak, hingga pernikahan di ambang perceraian. Singkatnya, Bani Bumi adalah upaya Polka Wars untuk memanusiakan lagu dan melagukan manusia.

Berikut ini bocoran tracklist lagu di album Bani Bumi dari Polka Wars

1. Bani (Intro)
2. Fatamorgana
3. Avatar
4. Suar feat. @sandrayatifay
5. Bunga
6. Alkisah
7. Mapan
8. Terai
9. Mandiri
10. Rimba
11. Rekam Jejak
12. Temaram
13. Bumi (Outro)

Comments
Previous articleAlbum yang Mengubah Hidup: Pusakata
Next articleResensi Anjing Dub – Gembira
mm
Wahyu “Acum” Nugroho Musisi; penulis buku #Gilavinyl. Menempuh studi bidang Ornitologi di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, menjadi kontributor beberapa media seperti Maximum RocknRoll, Matabaca, dan sempat menjabat redaktur pelaksana di Trax Magazine. Waktu luang dihabiskannya bersama bangkutaman, band yang 'mengutuknya' sampai membuat dua album.