Daramuda: Trio Biduanita Yang Akan Menggebrak Permukaan Skena

Feb 27, 2019

Proyek trio “bukan idola remaja” Daramuda yang terdiri dari para biduanita Danilla Riyadi, Rara Sekar dan Sandrayati Fay telah merilis mini albumnya yang berjudul Salam Kenal di seluruh layanan musik streaming digital pada tanggal 22 Februari kemarin. Dengan hashtag humoris “datang lebih cepat dari tanggal gajianmu” mereka mengumumkan perilisan mini albumnya via akun media sosial resmi Daramuda dan akun mereka masing-masing.

https://www.instagram.com/p/BuEBNTglt7-/

Berselang beberapa hari kemudian perilisan mini albumnya, melalui akun Youtube resmi mereka dirilis pula proses video proses rekaman lagu “Salam Kenal” yang menjadi singel pertama mini album Salam Kenal di Ruang Waktu Musik Studio.

 

 

Daramuda sendiri digawangi oleh trio biduanita muda dari tiga kota yaitu Danilla Riyadi, asal Jakarta yang telah merilis 2 album Telisik (2014) dan Lintasan Waktu (2017); Rara Sekar, yang juga peneliti yang sempat tergabung dengan duo folk Bandaneira dari Bandung yang membubarkan diri pada tahun 2016 dan telah merilis 2 buah album Di Paruh Waktu (2013) dan Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti (2016); serta Sandrayati Fay, perempuan keturunan Filipina Amerika yang telah menetap di Bali dan telah merilis album Bahasa Hati (2017), yang juga aktif di “One Dollar for Music” Foundation serta bekerja dengan organisasi Samdhana yang berfokus pada hak-hak masyarakat, lingkungan dan adat di seluruh Asia Tenggara.

Daramuda di Synchronize Fest 2018. Foto Dyah Paramita Saraswati

Dirils pada tanggal 22 Februari kemarin, album mini Salam Kenal sudah dapat didengarkan di seluruh layanan musik streaming digital. Dan menurut akun resmi di Spotify nya Daramuda akan tampil di acara The Sounds Project pada 22 Maret 2019 mendatang.

 

____

Penulis
Fari Etona
Pendenger musik pop dan rock, serta pecinta binatang dan pemakan buah-buahan.

Eksplor konten lain Pophariini

Contemporary Art Tetap Sendu di EP Debut

Terinsipirasi dari band seperti Title Fight, Nothing hingga Heals, Contemporary Art menyuguhkan pakem shoegaze dan emo yang dilebur dengan ciri tersendiri.

Menakar Kekuatan Lagu “Jelek” Untuk Bisa Viral

Fenomena lagu viral tampak tidak mempunyai formula yang baku. Kadang menimbulkan pertanyaan pada diri kita: kok viral ya? Sebelah mana bagusnya?