Dikeroyok Idola di Traxkustik

Jul 27, 2018

Traxkustik yang digelar di Bintaro Exchange Mall, Bintaro pada Minggu (22/7) kemarin beda dari biasanya. Di acara yang kesekian kali digelar ini dipenuhi oleh para penampil yang keren dan seru banget.

Ramai: Penonton Traxkustik 22 Juli 2018.

Ini memang disengaja karena Traxkustik kali ini adalah edisi spesial, yaitu dalam rangka merayakan 18 tahun Trax Fm Jakarta. Alih-alih ngasih 3 atau 5 artis, Traxkustik memborong 7 artis idola anak muda sekaligus di atas panggung, masing-masing Fourtwnty, Maliq & D’Essentials, Hivi!, Stars & Rabbit, GAC, Pijar dan Classmate Journal.

Kompak: Hivi! di Traxkustik, 22 Juli 2018.

Kalo udah gini line upnya, udah ketebak pasti acaranya bakal pecah. Sedari Classmate Journal dan Pijar aja, penonton udah membludak. Apalagi pas Stars & Rabbit naik panggung, wah nggak kebayang penonton yang nyanyi “Worth It” dan “Man Upon The Hill” bareng Elda. Bikin merinding!

Konsentrasi: Elda di Traxkustik, 22 Juli 2018.

Ngomong-ngomong merinding, penampilan GAC, Hivi! dan Maliq & D’Essentials juga nggak kalah merinding. Rangkaian lagu hits dinyanyikan mereka dan penonton.

Maliq & D’Essentials di Traxkustik, 22 Juli 2018.

Tapi yang paling merinding menurut kami apalagi kalo bukan Fourtwnty, aksi musisi-musisi bersahaja ini mampu membius ribuan penonton untuk nyanyi bareng, terutama di hit single mereka,”Zona Nyaman”.

Selamat ultah Trax Fm, teruslah menjadi radio kebanggaan anak muda di ibukota!

Penulis
Wahyu Acum Nugroho
Wahyu “Acum” Nugroho Musisi; penulis buku #Gilavinyl. Menempuh studi bidang Ornitologi di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, menjadi kontributor beberapa media seperti Maximum RocknRoll, Matabaca, dan sempat menjabat redaktur pelaksana di Trax Magazine. Waktu luang dihabiskannya bersama bangkutaman, band yang 'mengutuknya' sampai membuat dua album.

Eksplor konten lain Pophariini

Dzee Rilis Video Musik “Epik”, Simak Langsung di PHI Eksklusif

Di PHI Eksklusif kali ini, saksikan lebih dulu video musik “Epik”, salah satu single dari album debut Dzee sebelum tayang di berbagai platform.

Maut dan Rayuan: 10 Tahun Dunia Batas Payung Teduh

Dunia Batas Payung Teduh menginisiasi subgenre, membangun generasi fans yang melekatkan diri dengan satu identitas, memiliki lagu yang dikenali dari intro.