Resensi : Harlan Boer – Bila Lapar Melukis

Dec 31, 2018

Album kedua yang menyentuh relung hati, rekaman lagu pop yang rentan bikin meleleh

Artist: Harlan Boer
Album: Bila Lapar Melukis
Label: Langensrawa
Peringkat Indonesia: 9/10

Selalu ada alasan tertentu untuk menyukai karya-karya dari Harlan Boer. Entah karena kesederhanan musik dan aransemennya, elemen visual covernya atau karena lirik-liriknya yang simpel-kadang-nyeleneh. Saya sudah ikuti perjalanan eks vokalis C’Mon Lennon ini dari lagu-lagunya tak luput dari pendengaran saya tak berada di ibukota (dinas luar kota ini tak menghentikan saya mengikuti musik-musik tanah air).

Secara klise, saya harus menyebut album kedua Harlan makin matang. Matang di segala lini – ya liriknya, ya eksplorasinya, ya semua sepuluh-sepuluh lagu yang ada dalamnya. Album ini lebih mudah dicerna oleh awam sekalipun. Tidak ada itu lagu-lagu yang nyelenehnya berlebihan seperti pada “Lupa” atau “Kerja itu Liburan” di Operasi Kecil. Kalau pun ada, eksplorasinya amat minim, atau amat terukur dan seperti hati-hati sekali, seperti sekadar ‘suara gitar yang meleleh’ di “Berlayar” atau ada cerita seru apa di balik “Biologi Elektronik”.

Siapa yang tak tak tersentuh mendengar kata-kata “Perang Kita begitu seru, menguasaiku,” lagu tentang perang batin dalam “Perang” yang terngalun sendu. Sementara “Jatuh Cinta Diam-Diam” yang amat Koes Plusque itu benar-benar membuat saya kesengsem jatuh cinta oleh lagu cinta yang tak terdengar seperti lagu cinta yang bersalah untuk didengarkan.

Tidak ada alasan untuk tidak mencintai karya-karya Harlan Boer. Bagi awam, jalan cinta nya sudah ada: Dua album penuh dan sekian banyak mini album berceceran, terserah mau mulai dari mana. Dari karya-karya super-eksploratif di Operasi Kecil atau empat rangkaian EP klasiknya, masih banyak waktu untuk menyelami perjalanan musisi eksentrik dan produktif ini.

Penulis
David Silvianus
Mahasiswa tehnik nuklir; fans berat Big Star, Sayur Oyong dan Liem Swie King. Bercita-cita menulis buku tentang budi daya suplir

Eksplor konten lain Pophariini

Inheritors Kolaborasi bersama Agan Dazzle di Single Pestilence

Band thrash metal asal Malang, Inheritors merilis single anyar bertajuk “Pestilence” hari Jumat (21/03) yang akan menjangkit telinga semua yang mendengarkan. Lagu ini merupakan rangkaian awal dari peluncuran album penuh mereka yang akan datang. …

BATDD Asal Tangerang Menandai Kemunculan Lewat Album Mini Tamasya Dibuka

Band baroque pop asal Tangerang bernama BATDD (Bimbingan Anak Tersiap Di Dunia) resmi merilis album mini perdana berjudul Tamasya Dibuka hari Jumat (21/03). Album ini merupakan perwujudan dari kekaguman band pada musik.     …