Enggak Sekedar Konser, Konsepnya Juga Tokcer

Nov 19, 2021

Festival musik adalah salah satu bentuk acara yang sering kali melibatkan banyak orang dalam satu atau sejumlah lokasi. Hal itu tentunya juga bergantung pada skala dan format festival itu sendiri. Ada yang diadakan dalam rentang waktu satu hari, satu pekan, atau bahkan berminggu-minggu. Jenis dan bentuk festival musik di masa sekarang ini pun udah banyak banget.

Tapi, salah satu isu yang kerap muncul dalam industri festival musik adalah dampaknya terhadap lingkungan. Enggak heran kalo isu ini masih menjadi salah satu isu terbesar industri ini—mengingat banyaknya material seperti plastik dan kertas serta besarnya energi dan utilitas seperti listrik dan air yang dibutuhkan dalam sebuah penyelenggaraan festival. Sejak festival-festival ternama dan legendaris seperti Woodstock dan Glastonbury pertama bergulir pun udah banyak pihak yang memperdebatkan soal dampak acara sejenis pada lingkungan sekitarnya.

Kabar baiknya, dalam beberapa tahun terakhir semakin banyak nama-nama festival yang berkomitmen untuk meningkatkan usahanya dalam menyelenggarakan festival musik yang anti nyampah sekaligus ramah lingkungan. Selain karena nama-nama performer dan kemeriahan acara itu sendiri, tema atau konsep sustainability yang mereka usung adalah salah satu elemen yang bikin sebuah festival musik jadi semakin menarik untuk didatangi. 

Tapi, festival apa aja sih yang menerapkan konsep seperti itu? Berikut adalah beberapa di antaranya!


1. Terraforma Festival (Milan, Italia)

Terraforma adalah sebuah festival di kota Milan yang menggabungkan eksperimentasi musik dengan environmental sustainability. Dengan implementasi konsep keberlanjutan yang mendalam seperti program waste-management yang investigatif. Festival ini juga menjalankan program-program yang melibatkan para pengunjung festival untuk turut aktif berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lokasi. Karena itu, Terraforma menawarkan sebuah pengalaman festival yang unik dan patut dicontoh.

 

2. DGTL Festival (Amsterdam, Belanda)

DGTL mempunyai misi untuk menjadi circular festival pertama di dunia. Dalam manifestonya, DGTL menyinggung tiga hal sebagai bagian utama dalam usahanya menjadi sebuah festival sirkular, yaitu: gelas reusable, smart energy plan, dan menu bebas daging. Penyelenggaraan festival yang berlokasi di bekas galangan kapal itu sendiri menjadi sebuah testing ground di mana mereka mempelajari dan menganalisa eksperimen-eksperimen eco-design yang futuristik. DGTL juga mendata dan melacak dengan baik seluruh komponen yang mereka butuhkan dalam festivalnya—mulai dari jumlah air, plastik, alumunium, kayu, dsb. 

 

3. Secret Solstice (Reykjavik, Islandia)

Disebut sebagai satu-satunya festival musik di dunia yang benar-benar carbon-neutral, lokasi tempat Secret Solstice diselenggarakan mempunyai elemen-elemen pendukung yang tepat untuk sebuah festival yang bersinergi dengan lingkungan. Salah satunya adalah festival ini enggak membutuhkan pencahayaan buatan, dikarenakan Islandia disinari oleh matahari tengah malam. Selain itu, 100% energi yang dibutuhkan untuk acara ini didapatkan dari sumber geothermal. Hal-hal tersebut menjadikan Secret Solstice sebagai salah satu festival paling sustainable di dunia.

Komitmen untuk mengadopsi konsep sustainability dalam sebuah festival bukanlah sebuah pekerjaan yang gampang. Usaha ini perlu diterapkan secara terukur dan memang gak selalu membuahkan hasil yang instan. Perubahan yang diharapkan juga memerlukan partisipasi semua pihak—termasuk dari para festival goer, dimulai dari hal-hal yang paling kecil dulu!

 


 

Penulis
editorial
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Rizky Febian dan Kejutan-Kejutan Tentang Cinta

Belum puas dengan empat nomor tunggal yang dihadirkan di sepanjang tahun, kini Rizky Febian kembali menghadirkan sebuah nomor tunggal terbarunya.

Vira Talisa Bawakan Kembali Karya Candra Darusman

Mengenai album Detik Waktu #2 – Perjalanan Karya Cipta Candra Darusman, kabarnya sudah memasuki proses final dan akan segera rilis di tahun 2022 mendatang.