39

Era Baru Goodnight Electric Lewat Single “Erotika”

Goodnight Electric / dok. band

Bertempat di Ducdown Pizza Party pada 17 Oktober 2019, Goodnight Electric menunjukkan kebangkitannya kembali. Setelah pada 28 Agustus 2019 lalu single “VCR” dilepas ke publik, kali ini, single “Erotika” yang menjadi andalan trio yang digawangi oleh Henry Foundation (vokal), Oomleo (synthesizer), dan Bondi Goodboy (synthesizer).

“Erotika” sendiri merupakan materi lama yang dikembangkan lagi ketika mereka pada akhirnya memutuskan untuk mengaktifkan kembali Goodnight Electric. Hal ini dipicu oleh rasa jenuh Henry yang membawakan lagu-lagu lama saat mulai tampil lagi di panggung pada tahun 2016 lalu. “Daripada gue harus setengah hati nyanyiin materi yang lama, mau gak mau gue harus bikin yang baru.” Tandasnya.

Diakui oleh para personil, materi baru yang diusung oleh Goodnight Electric lebih kelam dan melankolis dengan rasa new wave dan post-punk nya, khususnya di lagu “Erotica” ini. Henry sendiri mengambil inspirasi dari perilaku teman-teman di sekitarnya untuk mendapatkan lirik yang bercerita tentang gelapnya kebebasan berhasrat.

Seperti halnya pada “VCR”,”Erotika” juga menggunakan lirik dengan Bahasa Indonesia, suatu hal yang dulu tidak pernah dilakukan Oleh Goodnight Electric. “Memang berat menulis Bahasa Indonesia dan menyanyikannya. Gue sampai harus buka kamus di internet.” Kata Henry. “Ini juga salah satu strategi juga sebenarnya, hal baru untuk menarik perhatian.”

Melalui “VCR”, dan sekarang “Erotika”, Randy Danistha dan Nara Anindyaguna kembali dipercaya sebagai produser, dan Priscilla Jamail dari Monday Math Class diminta untuk mengisi vokal tambahan.

Goodnight Electric bersama produser Randy Danistha dan Nara Anindyaguna, dan Priscilla Jamail dari Monday Math Class / dok. band

Rencananya “Erotika” dan juga “VCR” akan menjadi salah satu dari dua mini-album yang akan dihasilkan Goodnight Electric yang bekerja sama dengan Believe Artist Services & Development. Lagu “Erotika” ini sendiri Sudah dapat dinikmati melalui layanan musik digital, dan juga “Erotika” dan “VCR” juga akan beredar dalam format piringan 7 inci berkat kerja sama dengan Guerrilla Records dan Kamengski Records.

 

Baca juga:  Pertanyaan Di Balik Album Kedua Teddy Adhitya

____