GANGGA Tuang Rasa di Single Teranyar “Whiskey Bottle”

Jun 27, 2021

Penyanyi sekaligus penulis lagu, GANGGA, mengeluarkan single teranyarnya “Whiskey Bottle” (25/06). Single ini merupakan kesinambungan dari single “Forever” yang ia luncurkan beberapa waktu lalu sebagai pembuka untuk album perdananya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by GANGGA (@ganggaksm)

Awal karier bermusik GANGGA dimulai saat ia merilis single perdana “Don’t” (2019), disusul “Blue Jeans” dan “Journey on September” di tahun yang sama (2020). Namun, tiga single tersebut bukan bagian dari album yang masih tahap penggarapan.

Lagu “Whiskey Bottle” representasi perjalanan seseorang yang tengah berproses dalam kesedihan atas memori patah hati. Lagu ini juga mewakili seseorang yang tengah merindu dan memotret upaya seseorang untuk melupakan masa lalu.

Dalam siaran pers, GANGGA mengatakan di lagu ia bercerita soal proses yang pernah ia lalui sebelum berada di fase yang tertuang di lirik “Forever”. 

“Dari pembawaan musik di lagu ini, gue mau melewati fase ini, kesedihan dan patah hati, dengan lebih rileks untuk bisa memahami dan menerima kesedihan yang gue memiliki,” kata GANGGA. 

GANGGA bekerja sama dengan Petra Sihombing untuk penulisan lirik. Petra juga yang memproduseri lagu secara penuh. Sementara Mohammed Kamga hadir sebagai pengarah vokalnya.

“Ternyata gue bisa nyambung sama keduanya. Kolaborasinya asik, dan seru. Dari kolaborasi ini pun, gue merasakan banyak pelajaran yang gue dapat dari Petra dan Kamga. Dan setelah gue dengar hasil akhirnya, gue merasa puas banget,” ungkapnya.

GANGGA menganggap Whiskey analogi yang tepat untuk menceritakan proses kesedihan dan kerapuhan emosi yang ia rasakan terhadap seseorang. Sebotol minuman beralkohol ini dianggap pemanis dalam pelarian semasa ia berproses. Coba nikmati!


 

Penulis
Pohan
Suka kamu, ngopi, motret, ngetik, dan hari semakin tua bagi jiwa yang sepi.

Eksplor konten lain Pophariini

Contemporary Art Tetap Sendu di EP Debut

Terinsipirasi dari band seperti Title Fight, Nothing hingga Heals, Contemporary Art menyuguhkan pakem shoegaze dan emo yang dilebur dengan ciri tersendiri.

Menakar Kekuatan Lagu “Jelek” Untuk Bisa Viral

Fenomena lagu viral tampak tidak mempunyai formula yang baku. Kadang menimbulkan pertanyaan pada diri kita: kok viral ya? Sebelah mana bagusnya?