69

Habis Mabuk Laut Terbitlah Ratu Pantai Selatan

Setelah merilis Mini Album perdana bertajuk Mabuk Laut kini The Panturas yang diisi sekumpulan pemuda tanggung siap turun gunung untuk mengarungi derasnya ombak dengan melepas rekaman baru dalam format digital bertajuk Queen of The South.

Album ini sebenarnya merupakan materi yang direkam live di Palm House Studio, Jakarta Selatan yang direkam bersamaan dengan materi mini album Mabuk Laut. Namun karena materi ini dinilai berbeda secara nuansa maupun semangat, maka materi ini tak disertakan di Mabuk Laut dan memilih merilisnya secara terpisah.

The Panturas. Foto: dok. The Panturas

“Tapi karena sudah direkam, ibaratnya anak, masa ngga dikenalin ke dunia. Jadi kita rilis saja sekarang, menjadi single tersendiri,” ujar Surya atau Kuya, penabuh drum The Panturas.

Baca juga:  Dibalik Patah Hati Sade Susanto

Sementara berbicara mengenai tema dari lagu ini, The Panturas masih tak beranjak jauh dari tema-tema laut di Indonesia. Namun di materi ini semakin menarik, karena menceritakan tokoh mitos Ratu Pantai Selatan, Nyi Roro Kidul.

“Tentang seorang pemuda dan kecanduannya akan cinta yang tak berbalas kepada Sang Ratu,” ujar Abyan Zaki, vokalis yang menulis lirik lagu ini.

Mengenai proses kreatif, dari segi musik Abyan mengaku banyak dipengaruhi musisi-musisi zaman dahulu seperti Frankie Valli. Sementara dari segi narasi, Abyan atau yang kerap disapa Acin ini mencari bahan bacaan melalui Google. “Proses kreatifnya melibatkan The Night-nya Frankie Valli, You’re Not the Law -nya Dead 60s, dan hasil googling artikel Hotel Samudra,” tutup Abyan.

Baca juga:  "Pesona" Lagu Baru Atlesta Berlirik Indonesia

Queen of The South resmi diluncurkan pada Jumat, 23 November 2018 dengan format video lirik di Youtube. Serta mulai dapat dinikmati melalui berbagai platform streaming pada Senin, 26 November 2018. Pengarapan artistik untuk artwork ini dikerjakan oleh Iqbal Mastermind, yang terinspirasi dari komik-komik horror Tatang S.

____