117

Ibu Kartini di Dekade Musik Indonesia

Sejumlah perempuan berada di balik hiruk pikuk dan kejayaan musik di Indonesia, mulai dari berperan sebagai pencipta lagu, produser rekaman, pengarah acara di televisi, promotor konser, hingga penjual tiketnya. Nama-nama berikut ini telah mendukung musik sebagai pendidikan, industri, dan tentu saja hiburan.

 

Ibu Sud – Pengarang Lagu Anak-Anak

Ibu Sud. Foto. Istimewa


Masih ingat masa Taman Kanak Kanak? Tak diragukan lagi, Ibu Sud adalah sedikit dari pengarang lagu anak-anak yang paling popular dan dihormati. Hingga hari ini karangan-karangannya seperti “Bendera Merah Putih”, “Pergi Belajar”, “Burung Kutilang” dan banyak lagi, masih bergema di segenap penjuru Indonesia. Diperkirakan Ibu Sud mengarang lebih dari 200 lagu. Banyak lagu ciptaannya yang direkam berkali-kali dalam beragam versi, dari pop sampai jazz, mungkin yang paling ekstrem saat Netral membuat “Desaku” jadi punk rock.

Baca juga:  PHI Kaleidospop: Potret Jurnalisme Musik di 2018

Nama asli Ibu Sud adalah Saridjah Niung. Lahir di Sukabumi pada 26 Maret 1908, Ibu Sud adalah pemusik, guru musik, penyiar radio, dramawan, serta seniman batik. Karirnya melintasi zaman Belanda, Jepang, hingga kemerdekaan Republik Indonesia. Suaranya pertama kali disiarkan oleh radio NIROM Jakarta pada periode 1927-1928.