Inis Bercerita Kehidupan di Mini Album TOPSYTURVYDOM

Sedikit meleset dari rencana semula akan beredar di penghujung 2021, Inis akhirnya resmi mengeluarkan mini album terbaru, TOPSYTURVYDOM (11/02).
Nama album memang sudah dibocorkan sejak tahun lalu dengan menghadirkan total enam judul lagu termasuk tiga single yang lebih dulu rilis, serta yang baru meliputi “TOPSYTURVYDOM”, “L O U D”, dan “All Inside”.
Warna musik di album berdurasi tak sampai 15 menit ini berbeda dengan mini album pertamanya, Mood Hacks. Inis melakukan eksplorasi dengan memberikan nuansa elektronik dan sentuhan rock di albumnya.
Nomor yang menarik, sama seperti judul albumnya “TOPSYTURVYDOM”. Ia berkolaborasi dengan duo Mothern.
“Topsyturvydom yang berarti kekacauan atau chaos ini menggambarkan tentang kehidupan yang dijalani setiap individu yang mana pasti memiliki struggle-nya masing-masing dan all we need is just carry on,” kata Inis soal lagunya kepada Pophariini.
Inis menjelaskan lirik lagunya, “We are losers, we are sinners, we are on our battle”. Pengakuan itu bukan sekadar tentang apa saja yang telah diperbuat, seberapa sering berbuat dosa, atau seberat apa cobaan yang harus dihadapi. Melainkan apa yang pantas diperjuangkan sampai akhir kehidupan.
Kemudian, album turut menampilkan “Loud” dan “All Inside”. Masing-masing berdurasi sekitar 1 menit. “Loud” merupakan instrumen bunyi yang menggambarkan perasaan Inis. Di mana kehidupan mulai ditiupkan oleh Tuhan. Bagaimana jalan kehidupan manusia hingga kembali kepada-Nya.
“All Inside” yang disebut outro album, suatu statement yang menjawab pertanyaan, “What we really need for us?” adalah apa yang sebenarnya setiap orang miliki di dalam diri mereka.

Eksplor konten lain Pophariini
- #hidupdarimusik
- Advertorial
- AllAheadTheMusic
- Baca Juga
- Bising Kota
- Esai Bising Kota
- Essay
- Feature
- Good Live
- IDGAF 2022
- Interview
- Irama Kotak Suara
- KaleidosPOP 2021
- KALEIDOSPOP 2022
- KALEIDOSPOP 2023
- KALEIDOSPOP 2024
- Kolom Kampus
- Kritik Musik Pophariini
- MUSIK POP
- Musisi Menulis
- New Music
- News
- Papparappop
- PHI Eksklusif
- PHI Spesial
- PHI TIPS
- POP LIFE
- Review
- Sehidup Semusik
- Special
- Special Video
- Uncategorized
- Videos
- Virus Corona
- Webinar
6 Album Indonesia dengan Bas Terlegit Favorit Ginda Bestari
Pada Jumat (14/02), kami menghadiri D’Addario Event Launch di Mall of Indonesia, Jakarta Utara. Acara tersebut dimeriahkan oleh sederet gitaris dan bassist ternama Indonesia. Salah satu yang namanya tak asing lagi adalah Ginda Bestari. …
Wawancara Eksklusif Teenage Death Star: Mengajak 12 Musisi ke Taman Bermain Thunder Boarding School
Teenage Death Star rilis album! Rasanya kalimat itu sendiri sudah jadi berita yang menarik bagi para pegiat musik lokal. Pasalnya, band ini hanya memiliki satu album penuh bertajuk Longway to Nowhere sejak terbentuk tahun …