Jangar Yang Mengaku Tahu

Feb 18, 2019

Terinspirasi dari gerakan rakyat Bali saat menolak reklamasi Teluk Benoa, Jangar kuartet heavy rock asal Denpasar, Bali pada Jumat (8/1) resmi meluncurkan singel terbaru berjudul “Kami Tahu”.

Jika “Konstan” terinspirasi oleh salah satu sahabat mereka yang terlebih dahulu pergi dan memiliki andil besar dalam perjalanan musik Jangar, lagu “Kami Tahu” diciptakan oleh Gusten Keniten (vokal), Pasek Darmawaysya (drum), Dewa Adi (gitar), dan Raibio (bass) terinspirasi oleh penolakan reklamasi Teluk Benoa di Bali.

“Rakyat Bali akhirnya bangkit bersatu memperjuangkan kawasan konservasi Teluk Benoa yang akan direklamasi dengan dalih revitalisasi. Begitu banyak hal-hal ajaib yang terjadi dalam upaya penguasa dan pemodal culas ini untuk memuluskan mega proyek reklamasi ini. Sayangnya pemikiran masyarakat Bali tidak sedangkal itu, kami jelas-jelas tahu apa yang mereka tuju. Hanya pundi-pundi mereka pribadi, tak ada hubungannya dengan kepentingan orang banyak,” ungkap Pasek melalui rilis pers.

Jangar. Foto: Ucok Olok

Pasek kemudian mengungkapkan bahwa akhirnya lagu “Kami Tahu” menjadi lebih besar maknanya dari penolakan reklamasi teluk Benoa. Ia melanjutkan: “‘Kami Tahu’ adalah wujud kegelisahan Jangar dengan bentuk-bentuk pembodohan dan pembohongan yang dilakukan oleh pemodal culas yang bekerja sama dengan penguasa. Mereka menganggap masyarakat begitu bodohnya untuk percaya hal-hal sedemikian rupa.”

Untuk saat ini, “Kami Tahu” dirilis dalam format video lirik yang sudah bisa disaksikan di akun YouTube Berita Angkasa. Dalam video lirik tersebut, Jangar berkolaborasi dengan sebuah organisasi gerakan lingkungan hidup terbesar di Indonesia, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), untuk menggunakan potongan-potongan video yang memperlihatkan eratnya rakyat Bali saat menolak reklamasi Teluk Benoa.

“Gerakan-gerakan tersebut yang coba kami tampilkan dalam video lirik ‘Kami Tahu’. Sesungguhnya kekuatan rakyat inilah yang menentukan arah negeri ini, bukan investor dan penguasa. Rakyat bersatu tak akan bisa dikalahkan!,” tutur Pasek.

Rencananya “Kami Tahu” akan tersedia di berbagai platform digital streaming service pada beberapa pekan ke depan. Sedangkan album penuh Jangar sedang dipersiapkan untuk diluncurkan dalam format digital dan cakram padat melalui Berita Angkasa pada tahun ini.

Silahkan simak video Kami Tahu di bawah ini:

 

____

Penulis
Fari Etona
Pendenger musik pop dan rock, serta pecinta binatang dan pemakan buah-buahan.

Eksplor konten lain Pophariini

20 Tahun Album Padi, “Sesuatu Yang Tertunda”

Di umurnya yang sudah dua dekade, Sesuatu Yang Tertunda milik Padi masih tetap menjadi sesuatu yang indah.

16 Pertanyaan: Rasya

Kemunculan Rasya yang menyita perhatian saat ia membawakan lagu cover “Don’t Look Back in Anger” milik Oasis di Instagram @generasi90an.