110

Kelompok Penerbang Roket Tayangkan Ironi

John Paul Patton menjadi model di videoklip terbaru KPR "Ironi" / dok. Berita Angkasa.

Dari rangkaian program perilisan rekaman terbaru Galaksi Palapa, unit rock asal Jakarta, Kelompok Penerbang Roket akhirnya memilih “Ironi”, lagu di track terakhir EP ini untuk dibuatkan videoklipnya.

Tayang di Youtube 20 Oktober lalu, video ini berdurasi 7 menit lebih ini menampilkan John Paul Patton yang berperan sebagai news anchor di televisi dengan lirik lagu yang diletakkan sebagai running text. Lama-lama siaran, sang anchor lama-lama jenuh dan ingin keluar dari situasi ini, sampai akhirnya ia marah, running text pun jadi tidak karuan. Puncaknya, kru TV menyeret sang anchor keluar.

Di tayangan berikutnya, chaos terjadi, pembakaran, tentara-tentara, ada kaitan peristiwa ’65 di sana yang disampaikan secara simbolis. Nampaknya video ini ingin menunjukkan pengalaman negeri ini yang tak lepas dari kekuatan militer yang pernah berkuasa.

Videoklip ini dibesut oleh Toma dan Kako, dua sutradara yang sebelumnya adalah sutradara ‘langganan’ bagi banyak lagu yang pernah dibuat videonya. Sebut saja “Envy”-nya Monkey To Millionaire, “Semburat Silang Warna”-nya The Upstairs juga The Panturas di lagu “Fisherman’s Slut”.

Galaksi Palapa adalah penantian lama drummer I Gusti Gede Vikranta, bassist John Paul Patton dan gitaris Rey Marshall sejak Teriakan Bocah di tahun 2015. Galaksi Palapa juga tercatat sebagai rekaman pertama Kelompok Penerbang Roket yang diproduseri oleh ketiga personilnya bersama dengan Abah Jaya (eks-gitaris Roxx).

Ada warna baru tentunya dalam mini album ini, perbedaannya cukup mencolok antara mini album ini dengan Teriakan Bocah.

Kelompok Penerbang Roket dan mini album terbaru, Galaksi Palapa / dok. Berita Angkasa.

“Di galaksi Palapa kami mencoba mengeksplor musik lebih jauh lagi. Kami meleburkan beberapa unsur menjadi satu: psikedelik, pop, kraut hingga space rock,” ujar Viki.

Mini album Galaksi Palapa dari Kelompok Penerbang Roket sudah beredar dalam format piringan hitam dan cakram padat. Sampai hari ini, format digitalnya masih belum tersedia.

Baca juga:  Kelompok Penerbang Roket Terbang ke Limunas