Kenalan dengan Supernova, Produser Musik Misterius Pendatang Baru

Jun 9, 2024

Produser musik asal Jakarta, Supernova membentuk proyek musik bernama AsmodiaZ bareng Coki Pardede. Setelah menghadirkan lagu “Nihil” Mei lalu, akhirnya mereka berdua resmi melepas yang terbaru dalam judul “L.G.B.T” melalui kanal YouTube UnHoly Production dengan melibatkan Anji sebagai kolaborator.

Berbicara soal karier bermusik Supernova, ia memulainya sejak tahun 2020 sebagai produser musik, penulis musik, sekaligus gitaris. Setiap kali manggung, Supernova selalu menggunakan masker dan sengaja membentuk suatu karakter yang misterius. 

Supernova juga pernah menjadi produser bagi band atau penyanyi seperti SULUKTIDUR, Peraukertas, Thariq Halilintar, dan Aurelia Syaharani. Kami pun berkesempatan untuk mewawancarai sosok misterius ini. Simak langsung.

Ceritakan tentang penamaan Supernova!

Supernova diambil dari istilah yang ada dalam anime One Piece artinya adalah pendatang baru yang patut diperhitungkan. Dalam anime tersebut terdapat istilah untuk para bajak laut pendatang baru yang sudah bisa mengalahkan bajak laut besar, bisa dibilang juga sebagai bajak laut underrated. Saya suka dengan filosofi ini. Dan juga arti lain dari supernova itu adalah kehancuran semesta sekaligus kelahiran semesta yang baru.

Apa saja karya yang pernah dihasilkan dan dengan siapa berkolaborasi?

Awal karier Supernova dimulai saat pandemi. Aku tinggal di luar negeri, lalu mudik ke Indonesia dan lockdown. Gak bisa balik ke sana (luar negeri), akhirnya malah ketemu sama Robby Geisha, sahabat dari kecil. Lalu, bikin band namanya Caessaria dan dikontrak Musica dan sempat berkolaborasi dengan Ariel Noah dan Astrid. Terus rilis EP yang berisi 5 lagu. Setelah 2 tahun di Musica, kami lepas kontrak dan keluar dari sana.

By the way, Supernova adalah gitaris sekaligus komposer dan pencipta lagu dari Caessaria. Jadi bandnya Supernova ada 3, Caessaria, GiantKilling, dan AsmodiaZ. Caessaria udah ngeluarin 15 lagu, 1 album beberapa bulan yang lalu dan berkolaborasi dengan DJ Winky, Sara Wijayanto, dan Anji.

GiantKilling, band rock yang sudah rilis EP di Spotify. Rencananya akan rilis full album dan kolaborasi dengan gitaris-gitaris legend Indonesia seperti Pay Burman, Lukman Noah, Ernest Coklat. Selain itu juga berkolaborasi dengan TuanTigabelas, Ras Muhammad, dan Andre Dinuth. Terakhir, ada AsmodiaZ band yang berisi 2 orang, berisi Supernova dan Coki Pardede. Sudah rilis 1 single yang judulnya “Nihil” dan yang terbaru “L.G.B.T”. 

Supernova juga seorang musik produsernya Anji dari beberapa tahun yang lalu sampai sekarang.

Apa alasan memakai masker di setiap penampilan?

Karena ingin terlihat misterius seperti Marshmello, tapi memang kadang juga lepas masker kok. Tapi emang konsepnya seperti itu (pakai masker).

Bagaimana pendapat tentang musik Indonesia saat ini?

Menurutku industri musik Indonesia itu seperti berjudi, yang bagus itu banyak tapi gak naik. Kadang malah ada yang gak bagus malah naik lagunya. Sekarang pendengar kita sudah mulai pinter karena tau mana musik yang bagus mana yang enggak. Nah, itu lah yang diusahakan oleh Supernova bersama Sound Imagine. Sound Imagine adalah perusahan musik yang develop artis, dari musik, lirik, dan lainnya. Visi dan misi Sound Imagine menambah katalog lagu-lagu keren di Indonesia.

Quote Supernova?

Jangan pernah menyerah. Setiap kegagalan itu pasti ada kecewanya. Gak apa-apa istirahat sebentar. Tapi kita harus bangkit lagi dengan visi, misi, dan semangat yang baru. Intinya, jangan pernah berekspektasi macam-macam. Berkarya ya berkarya, dan karya yang bagus itu karya yang dirilis. Rilis lah sebanyak-banyaknya.

Penulis
Faiz Adzkia
Anak rantauan dari kota yang disebut oleh band yang bernama, GRIBS. Klaten!
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Dongker – Ceriwis Necis

Kalian tidak harus sependapat dengan saya, “Bertaruh Pada Api” adalah lagu punk rock yang menyayat hati. Dinyanyikan bersama kebanggaan dan keharuan seekor pecundang urban yang mengais harapan di antara luka kehancuran zaman. Lagu itu …

D’MASIV – 8

Dalam album 8, D’Masiv kembali ke warna yang sudah dikenal sebelumnya dan kali ini dengan pengaruh soft-rock dan pop-balada 80/90an yang jitu