Kolaborasi The SIGIT Dengan Stayhoops Merilis Kaos Kaki

• Jun 21, 2019

Stayhoops berkolaborasi dengan band rock n roll The SIGIT dan merilis merchandise bertema basket yang dibuat ekslusif yang hanya bisa didapatkan melalui Blibli.com.

Seperti yang terdapat dalam rilis persnya, kolaborasi The SIGIT, dengan Stayhoops ini bertujan untuk menciptakan ikatan unik dari dua sisi berbeda namun berkesinambungan dengan mengusung tema “JOIN THE GAME”

Stayhoops x The SIGIT. Foto: Blibli.com

Kolaborasi antara Stayhoops dan The S.I.G.I.T mencoba mengangkat sudut pandang tersebut bahwa basket adalah olahraga yang pernah atau bahkan selalu bersemi di dalam hati dan kenangan setiap orang. Di Indonesia sendiri basket menjadi sangat populer di era 70an dan banyak digemari oleh setiap kalangan, dan basket seakan sudah terikat dengan musik bagi beberapa kalangan atau fanatik tertentu dengan beragam style atau fashion itu sendiri.

Stayhoops sendiri adalah produsen kaus kaki spesialis olahraga basket. Dan Stayhops sendiri telah melakukan kolaborasi sebagai bentuk pengembangan produk mereka. Kolaborasi itu di antara lain adalah dengan Timnas Basket Indonesia serta dengan seniman/ilustrator MUKLAY. Saat ini kolaborasi The SIGIT dalam Join The Game menghasilkan kaus kaki, t-shirt, jaket dan jersey basket dan juga tas.

Untuk melihat koleksi merchandise kolaborasi Stayhoops dan The SIGITI silahkan kunjungi situs resminya di sini: Stayhoops x The SIGIT

 

____

Penulis
Fari Etona
Pendenger musik pop dan rock, serta pecinta binatang dan pemakan buah-buahan.

Eksplor konten lain Pophariini

PHI Tips: Memilih ‘Abang-abangan’ Skena Panutan

Sosok abang-abangan skena penting untuk kehidupan bermusikmu. PHI Tips kali ini membantu kalian memilih kriteria abang-abangan skena yang bisa jadi panutan. 

PHI Eksklusif Mempersembahkan: TADI IKS Live Session

TADI adalah duo musik ambisius dari Indonesia yang membuat musik mereka dengan bereksperimen dengan hal-hal yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari personilnya. Paparan yang beragam terhadap seni dan budaya memicu pikiran kreatif mereka, mulai dari perancang busana seperti Fujiwara Hiroshi hingga band jazz eksperimental seperti Hiatus Kaiyote.