Kotak Perangi Kebohongan dengan “Hoax”

65
Kotak
Kotak ajak tangkal virus Hoax / dok. Kotak

Kotak kembali dengan single terbaru berjudul “Hoax”. Lagu ini diharapkan bisa menjadi alarm serta kontrol pengingat bagi semua orang untuk melawan proses disinformasi yang kerap terjadi di masyarakat.

Hoax yang bisa diartikan sebagai lelucon merugikan siapapun. Vokalis Tantri Syalindri mengatakan dalam siaran pers, “Virus hoaks menjadi tren dengan sengaja atau tanpa sengaja dinaikkan, disanggah lalu minta maaf. Masyarakat banyak yang sudah muak.”

Ia berpendapat, vaksin yang tepat untuk mengobati virus kebohongan ini ada di laboratorium ‘pemikiran yang jernih dan hati yang luas’.

Lagu “Hoax” merupakan pemanasan dari album penuh Kotak yang teranyar. Album tersebut diberi nama Identitas. Rencananya, album bakal diluncurkan September 2020 bertepatan dengan ulang tahun Kotak yang ke-16.

Pembuatan lagu “Hoax” dilakukan serba do-it-yourself (DIY) karena produksinya tidak melibatkan pihak lain. Lagu dikerjakan di Yogyakarta, baik secara teknis musik maupun soal penulisan lagunya.

Belum satu minggu beredar, video musik “Hoax” sudah mencapai lebih dari 1 juta viewer. Penggarapan videonya sederhana, mengadaptasi pass the phone challenge. Video dijahit menjadi satu kesatuan utuh bertema surat kabar.

Di antara nama-nama yang tampil dalam video seperti Gisella dan Gempi, Adib Hidayat (Billboard Indonesia), Triawan Munaf, Armand Maulana, Lukman Sardi, dan lainnya.

Video diharapkan tepat sasaran demi menyampaikan pesan yang terdapat pada lirik “Hoax”. Kotak mengajak masyarakat untuk berhenti menyebarkan berita bohong.

______