Lirik Lagu Veteran Noise, Ungkapan Kekesalan sebagai Mahasiswa

Jun 9, 2024

Rapper/penyanyi asal Jakarta, Noise from Under saat masih menggunakan nama Noise pernah merilis lagu berjudul “Veteran” dengan menampilkan Laze sebagai kolaborator. Di mana musisi merupakan bagian dari kolektif hip-hop bernama ONAR yang para anggotanya kini sibuk menjalani karier solo masing-masing.

 

Delapan tahun berlalu, lagu yang hanya beredar dalam format video tersebut sudah mencapai hampir 1,5 juta penonton sejak beredar 7 September 2016 di YouTube.

Kami pun menghubungi Noise from Under alias Abim melalui WhatsApp untuk menanyakan kembali tentang bagaimana pembuatan mengenai pembuatan lagu “Veteran” saat itu.

“Wah, gak inget gue. Udah lama banget. Pokoknya gue kesel sama ITB. Makanya, gue bikin itu lagu,” kata Abim spontan saat dihubungi hari Jumat (08/06).

Namun, kehadiran Laze sebagai kolaborator vokal lagu ternyata beralasan. Abim mengungkapkan karena mereka berkuliah di perguruan tinggi yang sama.

“Gue ajak Laze soalnya kenal aja. Sama dia di ITB juga. Sama dulu kan suka main bareng jadi kurang lebih dia tau gw suka nge-rant apa aja,” tutup Abim.

Mari simak ocehan Abim dan Laze dalam lagu “Veteran” di bawah ini.

 

[Verse 1: Noise]
Generasi yang kolot bilang gua keparat
Gaya hidup mereka sudah usang dan berkarat
Tapi peduli amat, mereka semua sekarat
Panggil polisi, panggil aja semua aparat (mati)
Seperti Arian gua menolak tua
Ga cuma ikut ikut seperti kakak tua
Yang tua, yang mapan, yang kaya, yang tampan
Semua mencibir karena gua veteran
Mereka juga bilang gua ini terlalu kiri
Mungkin karena gaya gua terlalu Gosha Rubchinskiy
Atau emang bagi mereka sukses itu ukuran harta
Soalnya kalo beli mobil ga bisa bayar pake pahala
Lantas sekarang harga minyak dunia juga udah turun
Mereka semua pada panik, emang dasar mental culun
Nawarin diri sana sini, cari kerja udah kayak pecun
Giliran susah baru inget Tuhan, langsung sujud minta ampun
Astaghfirullah! Kok susah banget cari kerja?!
Tenang aja kalo ga kerja bisa cari beasiswa
OK, mari semuanya langsung daftar LPDP
Jalan-jalan ke luar negeri tapi cuma bayar DP
Gelar master anda itu sudah basi
Buang buang tenaga seperti masturbasi
24 belum nikah muka langsung pucat pasi
Siapa suruh punya CV tapi bukan punya visi?

[Chorus] 2x
Daripada jadi budak mending jadi Veteran
Daripada jadi lunak mending jadi Veteran
Daripada jadi jinak mending jadi Veteran
Daripada jadi budak mending jadi Veteran

[Verse 2: Laze]
Kelas aku naik walau dulu Veteran
Mereka bilang pikir panjang macam meteran
Pelajaran di sekolah kayak aktor figuran
Dengan kata lain mereka kurang berperan
Pria harus mapan, penuhi kebutuhan
Kaos nasi skateboard tuk sandang, pangan, papan
Korporat coba pancing dengan gaji bulanan
Tapi aku bintang buat apa jadi bulan-bulanan?
Hendak jadi Boss madam Hugo
Tujuan terasa sejauh Pluto
Langkahku belum stop, coba bilang Ahok, mungkin aku dan hip hop memang kali jodoh
Guru yang bilang ku bodoh (Oh no)
Sekarang datang minta foto (Oh no)
Bukan Jokowi tapi karirku mulai solo, sebelum bomber jacket dan trend topi polo
Hold up, hold up, hold up, dulu hip hop dibilang aneh
Tapi sekarang dandanan kalian semua mirip Kanye
Simpan uang, antri Yeezy buat dijual ulang
Ingat Hypebeast manis sepah dibuang!

[Chorus]
Daripada jadi budak mending jadi Veteran
Daripada jadi lunak mending jadi Veteran
Daripada jadi jinak mending jadi Veteran
Daripada jadi budak mending jadi Veteran

[Outro]
Lo kerja di Jakarta, tiap hari capek
Tetep aja di Jakarta, gua yang paling nyampe
Tiap hari lo ngeluh, cuma nunggu weekend
Cita-cita lo semua udah mati, the end

Penulis
Pohan
Suka kamu, ngopi, motret, ngetik, dan hari semakin tua bagi jiwa yang sepi.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Dongker – Ceriwis Necis

Kalian tidak harus sependapat dengan saya, “Bertaruh Pada Api” adalah lagu punk rock yang menyayat hati. Dinyanyikan bersama kebanggaan dan keharuan seekor pecundang urban yang mengais harapan di antara luka kehancuran zaman. Lagu itu …

D’MASIV – 8

Dalam album 8, D’Masiv kembali ke warna yang sudah dikenal sebelumnya dan kali ini dengan pengaruh soft-rock dan pop-balada 80/90an yang jitu