Mengapa Musik Dapat Menjadi Moodbooster Kamu Setiap Pagi

Mar 21, 2023

Aktivitas di pagi hari terutama untuk para pekerja 9 to 5, freelancer, atau pekerja apapun menjadi hal yang sangat intens dijalani setiap hari setelah bangun tidur. Biasanya, mayoritas dari mereka melakukan ritual-ritual tertentu untuk membangkitkan semangat mereka sebelum bekerja seharian. Mulai dari membuat sarapan, menyeduh americano, berolahraga, meditasi, hingga mendengarkan musik.

Apalagi ditambah dengan kepercayaan orang-orang bahwa membangun mood di pagi hari dapat menentukan apakah hari kamu akan buruk atau malah menyenangkan. Oleh karena itu, banyak orang-orang yang mendengarkan musik di pagi hari untuk menetapkan energi positif mereka agar dapat melakukan hal-hal yang produktif.

Nah, kira-kira apa sih yang menyebabkan musik dapat menjadi salah satu faktor penyemangat hari-hari kamu?

Orang-orang mendengarkan musik berdasarkan klasifikasi dari tiga komponen pokok; mendengarkan musik untuk mengatur suasana hati, untuk mencapai self awareness, dan sebagai salah satu medium untuk berekspresi dari keterkaitan sosial.

Menurut penelitian yang berjudul The Psychological Functions of Music Listening yang disusun oleh Thomas Schafer, Peter Sedlmeier, Christine Städtler, dan David Huron pada survei nya yang dinilai oleh 834 responden menjelaskan bahwa orang-orang mendengarkan musik berdasarkan klasifikasi dari tiga komponen pokok; mendengarkan musik untuk mengatur suasana hati, untuk mencapai self awareness, dan sebagai salah satu medium untuk berekspresi dari keterkaitan sosial, atau bisa dibilang sebagai rasa keterikatan pada satu sama lain di dalam sebuah kelompok sosial.

Selain itu, jika diteliti dengan menggunakan pendekatan empiris, banyak cerita yang sering didengar di kehidupan sehari-hari bahwa musik dapat mempengaruhi perasaan kamu menjadi sedih, senang, takut, marah, dan lain lain. Ternyata, sebesar itu ya kekuatan dari musik dan pengaruh yang dihasilkan untuk pendengarnya.

Selain itu, jika diteliti dengan menggunakan pendekatan empiris, banyak cerita yang sering didengar di kehidupan sehari-hari bahwa musik dapat mempengaruhi perasaan kamu menjadi sedih, senang, takut, marah, dan lain-lain.

Dalam setiap musik juga terdapat jenis-jenis tempo yang disebut beat per minute yang dapat menentukan kecocokan jenis aktivitas tertentu terhadap musik tersebut. Contohnya jika ingin tidur atau sedang dalam suasana tenang dapat mendengarkan musik dengan 55-65 bpm atau disebut juga dengan istilah Andante. Contoh dari musik ini dalam genre classic yang diciptakan oleh Wolfgang Amadeuz Mozart berjudul Piano Concerto No. 21.

Jika ingin melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi dan cepat dapat mendengarkan musik dengan tempo 132-140 BPM atau biasa disebut dengan istilah Vivace. Musik dengan tempo tersebut contohnya dapat didengarkan melalui lagu yang berjudul -Dopamin yang dinyanyikan oleh band synth pop kebanggaan lokal, Goodnight Electric. Musik dengan tempo ini cocok didengarkan sambil melakukan berbagai jenis olahraga ataupun melakukan pekerjaan yang membutuhkan motivasi untuk menemani kegiatan kamu.

 

Dari berbagai jenis musik yang sudah dijelaskan sebelumnya, semoga setelah ini kamu dapat mengetahui musik apa yang cocok didengarkan sambil melakukan kegiatan-kegiatan tertentu, dan semoga musik menjadi salah satu medium yang dapat membuat hari-hari kamu menjadi lebih berwarna. Siapa sangka, mendengarkan musik apapun khususnya musisi lokal juga gak kalah keren. Selain dapat mengulik musisi pendatang baru yang lagi aktif-aktifnya di Indonesia, kamu juga secara tidak langsung mendukung karya mereka.


Penulis: Adissa Amanda.

Ia adalah seorang lulusan Sarjana Ilmu Komunikasi, copywriter dan juga penulis yang kerap meneliti tentang fenomena remaja, musik, film dan juga sosial media yang sedang terjadi di kehidupan sehari-hari. Ini adalah tulisan Kolom Kampus keduanya. Dapat ditemui di sini.

Penulis
Pop Hari Ini

Eksplor konten lain Pophariini

Jevin Julian – i will, i’m sure

Album Jevin Julian, “i will, i’m sure” memantapkan posisinya sebagai penyanyi/penulis lagu/produser/DJ terdepan di ranah musik dance electronic di Indonesia

Monica Karina Balik ke Lantai Dansa Lewat Single Pon It

Setelah terakhir merilis “Skin to Skin“, Monica Karina kembali dengan single baru “Pon It” hari Jumat (17/05). Sang solois merasa, ini merupakan perayaan identitas diri dan kedewasaan yang matang untuk menjadi karya perdananya tanpa …