Rekomendasi: Missa Solomnis – Lovember

• Feb 2, 2021
Missa Solomnis

Artis: Missa Solomnis
Album: Lovember
Label: Britson Record

Sebagai redaksi dari Pophariini sekaligus kurator dari program Irama Kotak Suara, senang sekali jika mendengar band-band yang ikut di program ini bisa maju sampai membuat album rekaman sendiri.

Band dari Jakarta, Missa Solomnis adalah satu dari band yang lolos kurasi IKS yang memulai langkah besar dengan membuat albumnya. Dan kami memberikan apresiasi lebih untuk mereka dan semua band yang merilis rekamannya. Mari kita mulai ulasan kita.

Mendengarkan album penuh perdana dari Missa Solomnis, suasana vintage langsung terlintas di telinga kami (kesan pertama tentu nampak dari cover albumnya). Mendengarkan “Lovember” misalnya, track pertama setelah intro yang mengambil ketukan khas ala The Ronettes (yang juga diadopsi The Jesus And Mary Chain dan Camera Obscura) sungguh menggambarkan nuansa vintage ini. Kemudian disambung buaian sensasi Beatlesque yang menawan. Ah, Beatlesque atau ‘Paloh-pop’, apapun itu sebutannya menjadi kunci dari keseluruhan sedapnya track di album ini.

Memang pengaruh rock Inggris dari Arctic Monkeys tak dapat dinafikan, hawa-hawanya masih terasa terutama dengan aksen gitar dan vokal Mbenk, namun menariknya di satu ssi mereka juga mengeksplor warna-warna lain: cuilan melodi gitar khas, harmoni vokal, pola mayor minor dan ‘kunci-kunci turun’ yang ini menjadi hal menarik disimak.

Pola-pola melodi dan ketukan vintage ini memang menjadi sesuatu yang disukai banyak musisi juga penikmat musik. Dari era Naif, Sore sampai Bilal Indrajaya, Romantic Echoes dan Putra Timur adalah tiga musisi yang mengadopsinya.

Dan ya, bagi kalian yang suka dengan suasana musik seperti ini, Lovember menurut kami layak dinikmati. Dan jika itu cinta pada pendengaran pertama, silakan memasukkan tiap tracknya ke deretan playlist musim hujan atau apapun rasa yang kalian alami sekarang. Atau ya mungkin hanya sekadar mengelompokkannya dengan nama-nama musisi yang saya sebutkan di atas.

_____

Penulis
David Silvianus
Mahasiswa tehnik nuklir; fans berat Big Star, Sayur Oyong dan Liem Swie King. Bercita-cita menulis buku tentang budi daya suplir
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

16 Pertanyaan: Enzy Storia

Kemunculan Enzy Storia membawa single perdana “Bila Aku Jatuh Cinta” menjadi awal dari keseriusan perjalanan bermusiknya. Ia mengaku, bukan tak ingin langsung menghadirkan lagu yang berbeda. Melainkan saat itu ada proyek musik untuk cover …

Asteriska Membawa Single “Ibu Pertiwi” untuk Bumi

Apa yang bisa dilakukan untuk membuktikan kecintaan terhadap bumi telah diungkapkan oleh Asteriska baru-baru ini lewat single terbarunya berjudul “Ibu Pertiwi”. Single ini kabarnya pembuka bagi mini album berisi empat lagu yang ia beri …