Musik Afro-American di Bawah Langit Sore Jakarta Selatan

358

Adalah lebih tepat untuk merangkum musikalitas Kenny lewat karya-karya originalnya hari ini, seperti nomor “Ex-Cuses” yang diramaikan oleh Rizkia Laras dan Kara Chenoa. Atau mungkin sentuhannya dari bangku produser untuk banyak musisi lain seperti Teddy Adhitya, Adrian Khalif, Svmmerdose, dan lain-lain.

Soul Menace, kolektif musik urban yang sudah lebih 20 tahun berdiri. Diinisiasi oleh DJ Cream dan P Double, serta Vurplay, sindikat musisi dan audio engineer dengan spirit serupa

Memasuki usianya yang ke-25, Kenny Gabriel punya cara untuk tidak hanya memantapkan eksistensinya, tapi juga merayakan cintanya pada black music bersama teman-teman yang spiritnya sama. Tepatnya dengan membuat sebuah live session.

“Jadi suatu hari Kenny cerita pengen bikin acara kecil-kecilan buat ulang tahunnya, semacam live session gitu lah. Awalnya kita mikir cuma bakal kecil aja kayak yang ada di konten-konten media. Setelah kita list temen-temen kolaborator yang mau diajak manggung ternyata scalenya jadi membesar,” ungkap Adityar Zulhyandra, Managing Director Vurplay dan Executive Producer untuk proyek ini. “Kita akhirnya memutuskan untuk bikin session dengan konsep yang lebih proper,” tambahnya.

Menariknya, dua entitas ini merilis sebuah klip live session yang menunjuk Kenny Gabriel, diberi titel “Kenny Gabriel – The Playground Live Session”

Alasan lain terjadinya The Playground Live Session dilontarkan Kyriz Boogieman. “Anak-anak tuh emang udah pada kangen manggung,” ceritanya tegas. Ia juga menceritakan kalau belakangan Kenny Gabriel sedang aktif membuat konten The Playground Session yang berkolaborasi dengan banyak musisi. Hal itu menginspirasi Soul Menace dan Vurplay untuk memproduksinya dengan kualitas yang naik kelas.

Ada beberapa faktor yang membuat “Kenny Gabriel – The Playground Live Session” menarik. Seperti banyaknya kolaborator penyanyi, rapper, dan musisi yang terlibat seperti Teza Sumendra, Winky Wiryawan, Fang Tatis, Teddy Adhitya, Rizkia Laras, Kara Chenoa, Killapopsicle, dan masih banyak lagi. Tidak ketinggalan Doni Joesran, yang secara khusus dipanggil maju oleh Kenny di tengah pertunjukan. “Gue mau ngundang senior gue, guru besar, mas Doni Joesran. Respect!” ungkapnya.

Multi-Instrumentalist Kenny Gabriel lebih banyak dikenal Karena menjuarai “The Remix Season 2” di tahun 2016, di salah satu stasiun TV swasta

Pertunjukan mengalir begitu smooth. Baik bagi para talent yang berganti-gantian naik ke panggung dan mengestafet mic, juga untuk kita yang menontonnya dari layar. Experience menonton yang terasa intim ini tidak bisa dilepaskan dari keputusan bijak sutradara Satria Lingga dan produser Adityar Zulhyandra. Dengan teknik follow shots audiens di depan layar seolah berada di ruang yang sama. Mengingatkan kita pada dokumentasi penampilan unit f   unk asal Michigan, Vulfpeck di Madison Square Garden.

Di akhir video, langit sore yang terhalang pohon-pohon masih menyisakan ruang untuk senyum lebar Kenny yang mengisyaratkan keberhasilan. Ia juga dikelilingi senyuman-senyuman lain penanda The Playground Live Session berjalan memuaskan.

Semua terbukti, merayakan Afro-American music adalah tentang kebersamaan. Dan tidak ada yang terlalu tua atau muda untuk itu.

Video berdurasi 1 jam “Kenny Gabriel – The Playground Live Session” ini sudah bisa disimak di akun Youtube di bawah ini

 

____