Musik Pop Hari Ini

Jan 22, 2017

Jika musik pop Indonesia saat ini bisa digambarkan dengan warna tidak terbayang seperti apa kemeriahan warnanya. Mungkin banyak warna baru yang bermunculan karena beragamnya warna musik Indonesia saat ini. Baik itu musik Indonesia secara umum ataupun musik independen yang kini sedang begitu meriah. Karena saat ini berbagai jenis musik bisa berkembang dan tumbuh subur di Indonesia terutama musik independen.

Rantai industri musik independen sudah terbentuk dan cukup ideal. Musisi baru dengan ragam genre musik bermunculan, berbagai panggung besar maupun kecil tersedia,media cetak maupun elektronik bersahabat, titik-titik outlet distribusi tersebar di seluruh penjuru Indonesia, plus pasar pendengar musik independen yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Tidak heran bila bermunculan musisi-musisi independen dengan musik yang baru dan berwarna sehingga mereka pun bisa memperoleh predikat populer di kalangan penggemarnya sendiri.

Kondisi ini menginspirasi kelahiran kompilasi Pop Hari Ini. Semangatnya adalah mencoba merangkum kondisi musik pop saat ini. Pop hari ini tidak diartikan secara umum musik pop yang ringan, namun lebih secara harfiah yaitu musik pop yang populer. Para pengisi kompilasi ini punya karya yang dashyat, beberapa dari mereka menjadi bagian dalam sejarah serta turut berjasa membentuk industri independen seperti sekarang dan beberapa merupaka para pendatang baru yang berkualitas. Mereka semua mempunyai jumlah penggemar yang masif. Semua itu cukup untuk menakar kadar pop alias populer pada diri mereka. Tanpa mengotak-kotakan genrenya, musik akan menjadi bagian dari budaya pop jika lagu tersebut populer dan didengarkan masyarakat banyak. Itu mutlak.

Nama kompilasi Pop Hari Ini pun dipilih karena selain mudah diingat namun juga tetap simpel serta catchy. Nama tersebut juga dianggap pas untuk menceritakan inilah mereka yang menjadi bagian dari kultur pop sekarang. Musik pop yang begitu beragam. Dari pop ringan Hivi, pop Whiteshoes and The Couples Company, rock Barasuara hingga musik funk fussion ala Maliq & D’Essentials hadir melengkapi kompilasi ini yang dirilis tujuh bulan yang lalu, pada 2016. Selain nama yang sudah disebutkan, total ada sembilan musisi dengan beragam musik dengan benang merah genre musik pop ini. Mereka adalah Maliq & D’Essentials, Barasuara, Lala Karmela, White Shoes and the Couples Company, Abenk Alter, Kunto Aji, Mocca feat. Indrakustik, Laid This Nite, dan Hivi. Rata-rata mereka menyertakan karya yang sudah ada, kecuali Maliq & D’essentials dan grup pendatang baru Laid This Nite yang menyertakan materi baru mereka.

Kompilasi Pop Hari Ini juga mempunyai rencana untuk mengeluarkan seri kedua, ketiga dan seterusnya. Dengan harapan kompilasi ini bisa menjadi medium bagi para musisi independen untuk merilis lagu baru mereka, ataupun sekedar menjadi bagian dari sebuah pergerakan melalui kompilasi Pop Hari Ini. Kompilasi ini diharapkan tidak menjadi rilisan fisik semata namun menjadi medium berkreasi serta menjadi sebuah gerakan tahunan yang dirayakan bersama-sama seperti ajang tahunan Record Store Day yang juga dirayakan di Indonesia.

Teks oleh Anto Arief
https://antoarief.wordpress.com

DSCF2831 DSCF3266 copy

 

Penulis
Anto Arief
Suka membaca tentang musik, subkultur anak muda dan gemar menonton film. Pernah bermain gitar untuk Tulus nyaris sewindu, lalu bernyanyi dan bermain gitar untuk 70sOC.
2 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Elsy yulianti
Elsy yulianti
4 years ago

Menurut aku kenapa aku pantas mendapatkan tiket indonesia fashion week
Karna aku selalu mengikuti trend fashion di indonesia & trend hijab yang tahun ini sedang hits di indonesia… Aku akan liat hasil karya ria miranda ,, dian pelangi & sazkia sungkar… ?

Bertini Ira Wati
Bertini Ira Wati
4 years ago

Saya pantas mendapatkan Ticket Indonesia Fashion Week karena itu sesuatu yang sudah Tuhan siapkan untuk Saya berbagi dengan Kaka saya yang adalah Desainer Amatir,seorang yang memulai mimpinya disebuah rumah kost,sungguh saya bersyukur bisa mendapatkan untuk dia.
Apapun itu terimakasih^_^

Eksplor konten lain Pophariini

Pergumulan Tanayu di Materi Terbaru

Sebenarnya, Tanayu sudah mulai menggarap lagu ini sejak tahun 2019 lalu. Namun, lagi-lagi situasi pandemi menjadi penghalang untuk melanjutkan prosesnya.

Lanjutkan Euforia, WSATCC Rilis Film 2020

Bekerja sama dengan Plaingsong Live, di awal tahun ini album 2020 dihadirkan oleh WSATCC dalam sebuah format film berdurasi 42 menit.