‘Nusantara Forever!’: Kehidupan Generasi Muda Setelah Pandemi Covid-19

• Apr 10, 2020

Durasi pandemi Covid-19 yang kemungkinan besar akan mencapai hitungan bulan, akan selamanya mengubah generasi muda di Indonesia. Remaja akan lebih dekat dengan orang tua masing-masing karena pembatasan ruang gerak serta himbauan untuk menjauhi keramaian. Transfer pengetahuan, pengalaman, dan perasaan dari orang tua ke anak pasti akan terjadi selama masa-masa karantina di rumah. Berbagai berita duka yang terdengar sayup dari menara mesjid serta suara ambulans yang lalu lalang selama masa pandemi akan menghidupkan sisi empatis generasi muda serta menumbuhkan apresiasi terhadap kehidupan itu sendiri.

 

Episode Baru

Seluruh generasi muda dari seluruh pelosok Indonesia yakin bahwa kita akan melampaui masa-masa kelam pandemi Covid-19 ini. Namun, episode kehidupan seperti apa yang akan dialami oleh generasi muda Indonesia setelah masa pandemi? Pertama, anak muda akan mengalami satu fase transisi sebelum semua menjadi normal kembali. Fase yang menyerupai kondisi generasi muda setelah perang dunia ke II. Kurt Lewin seorang tokoh psikologi menjelaskan proses yang dialami oleh generasi muda di Jerman setelah perang dunia melalui teori perubahan. Dalam teori perubahan terdapat tiga fase, yaitu unfreezing, change dan refreezing.

Hanya ada satu narasi yang mengemuka pada saat pandemi Covid-19, yaitu narasi kemanusiaan.

Unfreezing, proses mencairkan kembali ketegangan dan kecemasan setelah lamanya masa pandemi, physical distancing, dan karantina di rumah. Anak muda yang satu dengan yang lainnya mungkin tidak akan langsung saling berpelukan, bercanda tawa, dan nongkrong bersama setelah pandemi ini usai. Akan tetapi, akan ada masa dimana mereka masih melawan rasa cemas dan khawatir yang bersarang di dalam diri mereka. Muncul sebuah upaya baru untuk saling mengerti perasaan dan pikiran satu dengan yang lainnya secara lebih mendalam. Pada masa unfreezing tersebut anak muda akan memaknai ulang kata ‘persahabatan’ yang selama ini mengalami pendangkalan melalui media sosial.

Change, akan terdapat perubahan radikal dari nilai-nilai yang selama ini menjadi narasi besar dalam dunia anak muda. Sebab, generasi muda mungkin tidak lagi mengidamkan imaji masa depan yang canggih seperti pada film back to the future. Generasi muda, juga akan lebih menghayati makna heroisme secara lebih mendalam dibandingkan dengan film-film superhero yang selama ini dikonsumsi. Generasi muda akan lebih banyak berbicara tentang kemanusiaan, preservasi lingkungan hidup, dan gagasan-gagasan baru tentang masa depan yang lebih seimbang bagi manusia.

Dua opsi positif tersebut adalah pemberdayaan warga (citizen empowerment) dan solidaritas global (global solidarity)

Refreezing, kreativitas akan digunakan oleh anak muda bukan sebatas hiburan belaka, namun sebagai media untuk mempropagandakan nilai-nilai universal. Akan muncul sebuah tren baru dalam dunia musik anak muda, yaitu kemunculan narasi-narasi kemanusiaan. Lantas, berbagai narasi kemanusiaan tersebut akan mengarahkan generasi muda kembali kepada buku serta literasi. Kondisi ini akan menguatkan berbagai gerakan kreativitas independen serta ruang kolektif yang tengah berkembang di Indonesia. Sekolah-sekolah alternatif dan non-formal akan semakin bermunculan untuk menguatkan kehidupan anak muda. Indonesia akan menyaksikan kehidupan anak muda yang mengalami ‘turning point’, sebuah peristiwa bersejarah, yaitu generasi muda yang kembali ke akarnya.

 

Wakanda Forever!

Seorang cendekia pada abad ke 21, Yuval Noah Harari menulis sebuah artikel bertajuk ‘The World After Corona virus’pada bulan Maret 2020 ini. Pada artikel tersebut Yuval menekankan bahwa terdapat dua opsi positif bagi manusia selepas pandemi global ini. Dua opsi positif tersebut adalah pemberdayaan warga (citizen empowerment) dan solidaritas global (global solidarity). Bila generasi muda di Indonesia memilih untuk melakukan ‘turning point’ kembali ke akarnya. Maka generasi muda akan terlibat dalam dua opsi positif tersebut. Pertama, pemberdayaan warga muda melalui gotong royong komunitas membantu masyarakat untuk lebih mandiri. Sebagai contoh, kita akan melihat lebih banyak ruang kota yang tidak terolah digunakan untuk berkebun untuk memenuhi kebutuhan pangan rakyat, serta pemanfaatan ruang publik sebagai lokasi untuk kelas-kelas gratis, yang dihidupkan oleh relawan-relawan muda demi memenuhi edukasi rakyat.

di hutan, kebun, laut, dan bukit lah hidup berbagai benih obat bagi pandemi ini serta pandemi berikutnya

Sebelum terjadinya opsi kedua, yaitu solidaritas global sebagaimana dikemukakan Yuval Noah Harari, pada konteks nasional akan muncul kesadaran baru berupa imagined youth solidarity. Imagined youth solidarity atau solidaritas imajiner anak muda akan menjadi pengikat generasi muda Indonesia yang satu dengan yang lainnya lintas daerah. Solidaritas imajiner ini akan meniscayakan terjadinya tukar informasi anak muda di kota dengan anak muda yang tinggal di desa, gunung, pesisir, hingga hutan. Solidaritas imajiner pernah muncul pada masa revolusi kemerdekaan untuk mengusir kolonial melalui komunitas-komunitas muda seperti Jong Java, Jong Celebes, hingga Jong Sumatera Bond. Kedepan solidaritas tersebut akan muncul kembali untuk membangun peradaban Indonesia yang lebih seimbang. Yaitu, keseimbangan pembangunan teknologi serta infrastruktur dengan kebutuhan-kebutuhan dasar manusia, seperti kesehatan dan pendidikan.

Penulis
Dr. Muhammad Faisal
1 Comment
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Referensi Artikel : Pophariini.com […]

Eksplor konten lain Pophariini

PHI Tips: Memilih ‘Abang-abangan’ Skena Panutan

Sosok abang-abangan skena penting untuk kehidupan bermusikmu. PHI Tips kali ini membantu kalian memilih kriteria abang-abangan skena yang bisa jadi panutan. 

.Feast dan Narasi Multisemesta Terbarunya

Nampaknya dalam waktu dekat ini .Feast akan segera merampungkan perjalanan dari album kedua mereka, Membangun dan Menghancurkan. Hal tersebut diperjelas di hari Senin (21/06) lalu, ketika .Feast resmi mempersembahkan deretan akun Instagram yang masing-masing …