Rayakan Ultah 22 Tahun, Shaggydog Konser di Lapas

Jun 8, 2019

Umur 22 tahun bukan hitungan pendek untuk eksistensi sebuah band. Tak banyak band yang bisa melewati dua dekade bersama-sama. Shaggydog adalah satu diantaranya. Tepat 1 Juni kemarin usia mereka genap 22 tahun dan mereka punya cara yang menarik untuk merayakannya: Menggelar konser di Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Wirogunan, Yogyakarta.

Acara yang digelar tanggal 3 Juni kemarin diawali oleh buka bersama bersama warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Wirogunan, Yogyakarta. Kegiatan ini juga menghadirkan KH. Miftah Maulana Habiburrohman (Gus Miftah), pengasuh Ponpes Ora Aji Tundan, Jogjakarta untuk memimpin tausiah bagi warga binaan.

Ulang Tahun 22 Shaggydog / foto: Shaggydog Official

Nampak warga binaan sangat terhibur dengan kedatangan Shaggydog, mereka nampak bernyanyi sederet lagu hit Shaggydog yang dilantunkan. Sangat berkesan.

Mari berdansa: Ulang Tahun 22 Shaggydog / foto: Shaggydog Official

Perayaan ultah dari band yang digawangi oleh Heruwa, Richad, Raymond, Bandizt, Lilik dan Yoyo’ ini dilakukan sebagai wujud berbagi dengan sesama. Jika dihubungkan, problematika sosial kalangan bawah Indonesia tercermin secara langsung di kehidupan sehari-hari maupun tiap lirik yang digaungkan band yang terbentuk di gang sempit di kampung Sayidan ini.

Penyerahan gitar kepada warga binaan / foto: Shaggydog Official

Jadi, sudah bukan rahasia lagi jika lagu-lagu macam “Sayidan” sampai “Ambilkan Gelas” mereka juga banyak disukai oleh warga binaan karena kedekatan dengan pengalaman keseharian mereka.

Duet Lilik dan Heruwa di depan warga binaan LP Wirogunan / foto: Shaggydog Official

Sebuah cara yang amat membumi untuk sebuah band merayakan hari spesial mereka. Patut diteladani! Tak hanya berhenti di acara ini saja, mengabadikan dua dekade lebih perjalanannya, Shaggydog tengah sibuk menyusun sebuah buku berisi foto-foto perjalanan sejarah Shaggydog dari awal berdiri sampai hari ini. Seperti apakah buku itu nantinya, kami akan ceritakan pada saatnya.

Selamay ultah Shaggydog!

_____

Penulis
Wahyu Acum Nugroho
Wahyu “Acum” Nugroho Musisi; redaktur pelaksana di Pophariini, penulis buku #Gilavinyl. Menempuh studi bidang Ornitologi di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, menjadi kontributor beberapa media seperti Maximum RocknRoll, Matabaca, dan sempat menjabat redaktur pelaksana di Trax Magazine. Waktu luang dihabiskannya bersama bangkutaman, band yang 'mengutuknya' sampai membuat beberapa album.

Eksplor konten lain Pophariini

5 Alasan MALIQ & D’Essentials Enggak Bubar

Menyambut perilisan album baru MALIQ & D’Essentials, Can Machines Fall In Love? tanggal 30 Mei 2024, kami menemui mereka di sela-sela waktu latihan hari Selasa (21/05) di studio Mad Haus.   View this post …

Pudar Lanjutkan Karier Bermusik dengan Merilis 3 Single Sekaligus

Setelah terinspirasi Weezer untuk single “Satuperdua” yang meluncur tahun lalu, kini Pudar langsung merilis 3 single sekaligus dengan memakai nama band sebagai judulnya. Di antara judul-judulnya seperti “Buatlah Kelam Terdiam”, “Dalam Pertanda”, dan “Ruang …