Rayhan Noor Rilis Lagu Paling Personal Dari Balik Jendela

Mar 3, 2023

Rayhan Noor kembali dengan single anyar “Dari Balik Jendela” yang mengangkat tema besar seputar takluk dan cemburu, yang dirasanya adalah bagian dari perjalanan hidup manusia.

Penciptaan “Dari Balik Jendela” berlangsung sejak 2020, tahun di mana Rayhan merasakan titik terendah sebagai musisi. Ia mengaku, tersadar akan sesuatu tentang perjalanan hidupnya selama ini yang mengubah perspektifnya.

“Saya menyadari fakta yang cukup memilukan bahwa, terlepas dari pasang surut yang telah saya hadapi, ternyata dunia tetap terus berjalan. Dari kesadaran tersebut, saya pun kesulitan menyangkal rasa  putus asa, termasuk juga rasa insecure dan rasa cemburu saya terhadap dunia di sekeliling saya,” kata Rayhan dalam siaran pers.

Setelah melewati proses pembuatan selama dua tahun, akhirnya Rayhan dapat mengolah hasil dari kontemplasinya menjadi sebuah karya. Lagu berdurasi 3 menit 55 detik ini wujud dari sudut pandangnya tentang dunia yang disaksikan dari balik jendela.

 

Rayhan yang juga bertindak sebagai penulis lagu dan produser musik untuk karyanya sendiri maupun orang lain merasa, bahwa sejauh ini lagu “Dari Balik Jendela” adalah karya yang paling personal. Maka, ia kukuh ingin memproduseri lagu ini seorang diri.

Dari segi komposisi, lagu ini dirasa akan mencengangkan para pendengar yang terbiasa dengan gaya musik dari band tempat Rayhan bernaung, Lomba Sihir. Namun, ia tak terlalu memusingkan hal itu, karena baginya musik memiliki sifat katarsis.

“Sebagai musisi, saya merasa bahwa saya tidak boleh takut untuk bertutur secara eksplisit dalam  karya saya. Selama karya tersebut sepenuhnya mencerminkan jati diri sebagai seorang manusia, tidak  ada yang perlu saya cemaskan,” pungkas Rayhan Noor.

Selain versi audio yang bisa didengar via layanan digital, video musik “Dari Balik Jendela” juga sudah disaksikan di kanal YouTube Sun Eater. Lagu ini juga akan jadi bagian dari album perdana berjudul Menjelang Tiga Puluh, yang dijadwalkan rilis 21 Juni mendatang.


 

Penulis
Gerald Manuel
Hobi musik, hobi nulis, tapi tetap melankolis.

Eksplor konten lain Pophariini

5 Alasan MALIQ & D’Essentials Enggak Bubar

Menyambut perilisan album baru MALIQ & D’Essentials, Can Machines Fall In Love? tanggal 30 Mei 2024, kami menemui mereka di sela-sela waktu latihan hari Selasa (21/05) di studio Mad Haus.   View this post …

5 Musisi yang Wajib Ditonton di Java Jazz Festival 2024

BNI Java Jazz Festival 2024 sudah di depan mata. Musisi nasional hingga internasional siap memberikan pertunjukan terbaik bergantian tampil di sejumlah panggung tanggal 24-26 Mei 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Selain nama-nama besar, …