Resensi: Heavy Metal Parents: Identitas Kultural Metalhead Indonesia 1980-an

520

Bagian favorit saya adalah pemaparan pembentukan identitas seseorang terhadap musik yang disukai yang begitu komprehensif dan detail serta disajikan dalam bingkai yang lebih besar. Sehingga bisa diterapkan tidak hanya di musik metal dalam konteks metalhead, tapi bisa juga untuk mengkaji praktek subkultur musik lain yang tumbuh di Indonesia seperti punk, reggae, britpop atau juga bahkan yang tengah populer saat ini seperti K-Pop.

Pada akhirnya, buku ini berhasil menjadi pedoman untuk memahami budaya subkultur musik populer yang berkembang di Indonesia, dalam hal ini musik metal

Bagian favorit lainnya di buku ini adalah ketika membahas perspektif psikologis seseorang ketika mendengarkan musik metal. Baik ketika jadi penyaluran jiwa remaja yang penuh gejolak, atau ketika mampu menjadi jawaban akan isu soal identitas diri, juga mendengarkan metal sebagai pembangkit mood, hingga sebagai kendaraan nostalgia bagi para metalhead 80-an. Terutama perihal musik metal sebagai pembentuk identitas diri, sekali lagi penjabaran pembentukan identitas kultural dalam bingkai besar ini menjadi highlight buat saya pribadi. Karena bisa diterapkan untuk menjabarkan pembentukan identitas subkultur genre musik tidak hanya menyempit pada genre metal semata.

Pada akhirnya, buku Heavy Metal Parents: Identitas Kultural Metalhead Indonesia 1980-an ini berhasil menjadi salah satu pedoman yang komprehensif dan ilmiah untuk memahami budaya subkultur musik populer yang berkembang di Indonesia, dalam hal ini musik metal. Untuk itu kita wajib berterima kasih kepada duo Yuka dan Gita atas buku Heavy Metal Parents ini.

 

____