Album Culture Shock, A. Nayaka Pakai Konsep Bilingual

Nov 6, 2023

Berjarak satu tahun dari perilisan album Cold Cuts, A. Nayaka kembali hadir dengan album teranyar bertajuk Culture Shock hari Kamis (02/11). Karya musik berisi 13 lagu ini meluncur bersama Def Jam Indonesia dan Universal Music Indonesia sebagai naungan.

Album Culture Shock memakai konsep bilingual dengan memadukan bahasa Inggris dan Indonesia untuk lirik lagu-lagunya. Awalnya, Nayaka yang mulai mengerjakan album di tahun 2019 memakai bahasa Inggris yang dirasa zona aman untuk semua lagu, namun di tahun 2021 ia menemukan kenyamanan lain dengan menulis lirik bahasa Indonesia.

“Gue lebih percaya diri untuk mengubah konsep Culture Shock untuk jadi album bilingual – supaya gue bisa nunjukin konsep culture shock-nya nggak cuma di judul tapi juga di lagu-lagunya,” kata Nayaka dalam siaran pers.

Sesuai judulnya, album ini memiliki benang merah tentang gegar budaya yang dialami sendiri oleh Nayaka saat pindah dari Amerika ke Indonesia. Ia ingin album Culture Shock bisa mewakili anak-anak Indonesia yang lahir di luar negeri, karena baginya menjadi orang asing di negeri sendiri adalah hal yang sulit.

Dari 13 lagu dalam Culture Shock, Nayaka mendaulat salah satu trek berjudul “Sweet Time” karena dirasa cocok untuk memperkenalkan sang album. Ia juga banyak mengajak rapper dan produser untuk menjadi kolaborator, seperti Alyph, Basboi, Ben Utomo, SonaOne, Greybox, Toshiiki, Nisya, hingga Wolfy.

Beberapa hari setelah album Culture Shock beredar via layanan streaming musik, sang rapper menghadirkan video musik lagu “Sweet Time” di kanal YouTube A. Nayaka (06/11). Saksikan videonya di bawah ini.

Penulis
Gerald Manuel
Hobi musik, hobi nulis, tapi tetap melankolis.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Band Pop Punk Bulukumba, Filthy Muck Beri Motivasi di Single Baru

Band pop punk asal Bulukumba, Sulawesi Selatan, Filthy Muck merilis single ke-2 tahun ini dalam tajuk “Dreams and Fantasies” hari Kamis (23/05). Di bulan Februari lalu, mereka merilis sebuah lagu kolaborasi bersama ENKO1995 berjudul …

Wawancara Arswandaru ALI: Tur Eropa dan Permintaan Global

“Kami berusaha untuk tidak ‘yang penting main aja di luar negeri’, tanpa mendiskreditkan venue mana pun di luar negeri,” ujar Arswandaru, basis ALI.