Rocket Rockers Pemanasan Synchronize Festival

• Sep 28, 2019

Unit pop punk asal Bandung yang sudah lama berkarier, Rocket Rockers tampil pada hari Minggu, 22 September 2019 kemarin. Hajatan yang berkolaborasi dengan Duck Down Bar, Jakarta ini diselenggarakan sebagai pemanasan acara Synchronize Fest 2019.

Rocket Rockers yang dijadwalkan tampil di hari ketiga ini menggebrak dengan lagu pembuka “Pilihanku” yang disusul “Reuni”. Sebelum memainkan lagu berikutnya, Aska memberikan pilihan lagu mana yang diinginkan penonton. Dan “Pesta” mendapat sambutan terbanyak yang menjadi lagu ketiga malam itu.

Di sela aksi mereka, Aska menyelipkan cerita perjalanan band. Seperti “Lost Heart Tour” yang dibikin saat tur Singapura dan Malaysia. Bisma turut mengungkapkan kebahagiaan, mewakili personel lain. “Rocket Rockers dengan bangga sudah berumur 20 tahun” kata sang bassist. Aska mengaku, bermain malam itu seperti tampil di Jepang. Sebuah lagu dari
album Better Season berjudul “Hari Untukmu” mereka persembahkan untuk Duck Down Bar. Sepanjang set, Aska sekali berganti gitar akustik saat membawakan “Ingin Hilang Ingatan”

Band yang sempat berganti personel ini juga mengajak pecinta kopi ikut bersenandung dalam “Reaksi Rasa”. Pertunjukan semakin intim ketika penonton disuruh angkat tangan yang jomblo. Namun,  tidak ada yang mengaku mungkin semua sudah berpunya. Lagu “Masih Banyak Hati yang Menunggu” langsung digenjreng. Layaknya setiap musisi yang bisa mendapat inspirasi menciptakan lagu dari mana saja. Begitupula Rocket Rockers. Sebuah lagu yang disebut terinspirasi dari penyanyi dangdut dan penyanyi melayu pun masuk dalam setlist yaitu, “Bersama Taklukkan Dunia”

Rocket Rockers mengabarkan akhir tahun atau awal tahun depan nanti bakal merilis album akustik yang tertunda akibat pita suara Aska sempat bermasalah beberapa waktu lalu. Mereka juga sudah menyiapkan kejutan pula untuk panggung Synchronize “Ozom (drummer Rocket Rockers, red) bakal memperlihatkan skill terbarunya dan bakal dipertontonkan nanti” kata Aska.

Setuju apa tidak pertunjukan intim selalu berkesan. Bukan soal seberapa ramai yang datang. Tapi ketika band bisa berbagi cerita secara terang-terangan. Ditambah momen Aska terjun ke kerumunan menambah kemeriahan. Lagu “Dia” menutup sekaligus menyempurnakan #20TahunMerocket.

 

____

Penulis
Pohan
Suka kamu, ngopi, motret, ngetik, dan hari semakin tua bagi jiwa yang sepi.

Eksplor konten lain Pophariini

Eksistensi Sebuah Band oleh Ramadhista Akbar (Nidji)

Ada begitu banyak faktor yang menyebabkan sebuah band untuk berhenti berkarya ataupun bubar. Gitaris Nidji, Ramadhista Akbar mengulasnya.

Mau Tau Banget?: Mentor Interview – Sarah Deshita

Selamat datang kembali di edisi kedua dari Mentor Interview! Sekilas mengenai Mentor Interview, kami berkeliling menemui nama-nama yang sudah tidak asing lagi di industri musik Indonesia saat ini. Nama-nama yang kami temui, mempunyai keahliannya …