528

Rumahsakit Album Nol Derajat: Manuver Suhu Tahun 2000

Indra Ameng memberikan undangan kepada kami. Akan ada acara peluncuran album kedua rumahsakit, Nol Derajat. Pada masanya, Indra Ameng adalah manajer rumahsakit. Saya senang sekali dengan undangan itu.

Meskipun rumahsakit dan band saya dahulu, Room V, cukup sering bermain di acara yang sama, Room V pun pernah bermain di Institut Kesenian Jakarta (kampus para personil rumahsakit), dan kami sama-sama roster Pops Records, divisi musik “alternative” dari major label Aquarius Musikindo (rumahsakit merilis dua album di bawah label itu, sedangkan Room V hanya merekam satu single untuk sebuah album kompilasi, Indieslapan), namun sesungguhnya kami tidak terlalu akrab saat itu. Secarik undangan dari tangan Indra Ameng terasa spesial.

Baca juga:  Para Pahlawan Gitar yang Terabaikan dan Ditinggalkan

Tak berapa lama sebelumnya, saya bertemu dengan Andri Lemes, vokalis rumahsakit yang sedang bersama Suar (vokalis Pure Saturday) di kantin FISIP UI, Depok. Nama kantinya adalah Balsem, kependekan dari “Balik Semak”, karena memang bangunannya dikelilingi tetumbuhan. Bukan janjian. Saya pun duduk bersama mereka, berkenalan dengan Suar. Lupa mengobrol tentang apa saja. Yang paling saya ingat hanya obrolan tentang sebuah acara pada 1996 di mana Pure Saturday pertamakali bermain di Jakarta, dan kami semua ternyata hadir di acara tersebut.

Harinya pun tiba. Kami datang ke Hanggar Teras, Pancoran, Jakarta untuk acara peluncuran Nol Derajat, album kedua rumahsakit. Kalau tidak salah, saya tidak menonton Jimi and the Playboys dan Bandempo, dua band pembuka pertama. Mungkin mereka terlalu asing untuk saat itu. Para personil Jimi and the Playboys kemudian membentuk The Upstairs dan Club 80s, sementara Bandempo ternyata membawa kelompok cheerleaders untuk pertunjukannya malam itu. Nampaknya saya hanya menonton band pembuka terakhir, Fable. Vokalis Fable, Adi “Cumi” merupakan sosok yang cukup ikonik. Rambutnya selalu gimbal, baik dicat merah maupun tidak, hingga kini gimbal itu diguntingnya. Fable identik dengan Jane’s Addiction dan Porno For Pyros.

Baca juga:  Pop Indonesia Seputar ‘65

Sebelum Fable bermain, mungkin saya sedang di luar venue. Mengobrol, makan malam, dan menelepon. Saya baru saja memiliki handphone pertama saya. Motorola, kalau tidak salah.

1
2
3
Comments
Previous articleKelompok Penerbang Roket Luncurkan Galaksi Palapa
Next articleRubah di Selatan Rilis Dokumenter
mm
Lahir 9 Mei 1977. Sekarang bekerja di sebuah digital advertising agency di Jakarta. Sempat jadi anak band, diantaranya keyboardist The Upstairs dan vokalis C’mon Lennon. Sempat jadi manager band Efek Rumah Kaca. Suka menulis, aneka formatnya . Masih suka dan sempat merilis rekaman karya musiknya yaitu Sakit Generik (2012) Jajan Rock (2013), Sentuhan Minimal (2013) dan Kopi Kaleng (2016)