39

Selama Ada Cinta Untuk Naif

Naif merilis singel ketiga “Selama Ada Cinta” dari album 7 Bidadari, yang merupakan album ke 7 Naif. Ditulis oleh David Bayu, lagu ini menjadi pengingat bagi dirinya sendiri untuk hidup di saat ini dan menikmati waktu yang sedang terjadi. Lagu ini juga mendapat sentuhan spesial yaitu isian dari seorang pianist virtuoso Indonesia, Indra Lesmana.

Video musiknya sebenarnya sudah dibuat tahun 2016 saat Naif menyambangi mahasiswa Indonesia yang sedang melanjutkan studi di Perth, Australia. Dibuat dengan konsep one-shot, video musik ini direkam di rumah sewaan panitia acara mahasiswa tersebut.

7 Bidadari sendiri adalah album penuh ke 7 Naif, dan terbaru selama mereka berkarir di musik Indonesia. Dirilis saat perayaan ultah ke-22 Naif –yang dirayakan dengan Konser 7 Bidadari-, 22 Oktober 2017 silam, album ini menjadi album yang paling lama pengerjaannya dibanding album lainnya dari Naif.

Baca juga:  5 Lagu Pop Indonesia Pilihan Fauzan "Sisitipsi"
Naif. Foto: dok. Naif

Sekitar 6 tahun lamanya setelah Planet Cinta (2011). Selain kesibukan masing-masing personil, hal ini disebabkan karena Naif ingin membangun kembali suasana berkarya menciptakan musik saat album-album awal Naif. Meskipun ada usaha untuk menangkap romantisme di masa-masa awal berkarir, album ini sama sekali bukan merupakan pengulangan atas suksesnya “Mobil Balap”, “Posessif”, “Aku Rela” dan hits lain yang fasih didendangkan semua orang.

Ada banyak unsur seru yang pasti belum terpikir saat era awal itu. Irama swing dengan brass section serta kehadiran Indra Lesmana di balik piano pada “Selama Ada Cinta”. Nuansa Indonesiana yang kental lewat gendang dan seruling pipa di beberapa lagu. Termasuk string section di “7 Bidadari” garapan kolaborator langganan Naif,Oni Krisnerwinto lewat Sa’unine. Lalu juga banyak sentuhan synth, keyboard dan piano yang merasuk oleh Khrisna di banyak nomor.

Baca juga:  School of Rock: Menengok Kampus-Kampus Pencetak Rockstar

Yang jelas semua pendengar album ini pasti akan merasakan atmosfer nostalgia terhadap karya-karya awal Naif namun dengan warna yang lebih rancak dan memuaskan. Nikmatilah ke’naif’an yang lebih segar ini sembari merayakan masa-masa indah kala itu dan bersiaplah mendapati dirimu menyanyikan sepenggal lirik “Selama Ada Cinta” di sedang senggangmu.

 

____