60

Skandal Memotret Kondisi Jogja yang Padat Lewat “Racau”

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata ‘racau’ selain dari memiliki arti berbicara tak karuan (kurang lebih artinya sama dengan mengigau), ia juga bisa berarti mengeluarkan bunyi secara berulang-ulang tanpa memiliki arti khusus. Situasi tak karuan sering datang dari amarah yang tak terbentung, yang salah satunya disebabkan karena terpapar kondisi kebisingan kota, misal kemacetan dan lainnya. Hal ini yang lantas ditangkap oleh Skandal, unit indierock asal Jogja lewat single barunya “Racau”.

Lewat “Racau”, band yang digawangi Yogha Prasiddhamukti (vokalis, tamborin), Rheza Ibrahim (gitaris), Robertus Febrian Valentino (gitaris, vokalis), dan Argha Mahendra (drummer) pelan-pelan mulai memaknai lingkungan sekitar diluar dari tema seputar relasi dan pengalaman personal di mini album mereka sebelumnya.

Baca juga:  R&B Pop Moe Hummid Yang Tidak Fasih

Bermula dari pengalaman pribadi gitaris/vokalis Skandal Robertus Febrian ketika terjebak kemacetan di jalan utama area Seturan, Yogyakarta. Ia sering menghibur diri dengan mengeluarkan bunyi berulang-ulang dan kata-kata absurd. Hadirnya single ini menjadi salah satu bukti aktual bahwa Yogyakarta telah berubah menjadi satu dari kota berpenduduk padat, seperti Bandung dan Jakarta.

1
2
3
Comments
Previous articleAplikasi Jodoh Milik Orkes Kedai Sarinah
Next articleKamis Loka Karya ala Bin Art Collective
mm
Wahyu “Acum” Nugroho Musisi; penulis buku #Gilavinyl. Menempuh studi bidang Ornitologi di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, menjadi kontributor beberapa media seperti Maximum RocknRoll, Matabaca, dan sempat menjabat redaktur pelaksana di Trax Magazine. Waktu luang dihabiskannya bersama bangkutaman, band yang 'mengutuknya' sampai membuat dua album.