The Other Festival, Perayaan Tutup Tahun Lintas Bentuk

133
The Other Festival akan jadi perayaan tutup tahun yang dijamin meriah

Sebelum tahun berganti, Frekuensi Antara dan Siasat Partikelir akan kembali mengadakan The Other Festival (TOF) pada Sabtu, 28 Desember 2019. TOF sendiri merupakan sebuah festival lintas bidang seni dan hiburan yang diadakan di lima area yang tersebar di tiga lokasi dalam area Kemang, Jakarta Selatan.

Ketiga titik tersebut adalah Twilo Skate Corner, Queens Head, dan Hotel Monopoli. Yang mana masing-masing di antaranya akan menawarkan pengalaman berbeda lewat variasi penampil yang pastinya beragam.

Twilo Skate Corner akan menjadi panggung bernama ‘Current Wave’, tempat tampilnya sederet musisi seperti Avhath, Tashoora, Pelteras, Hondo, The Trees & The Wild, dan Rumahsakit. Sedangkan venue Queenshead akan diramaikan oleh para penampil yang membawakan urban music di atas panggung bertitel ‘Metro Jam’. Mereka adalah Batavia Collective, PYT Soundsystem, Kallula, The Blue Room Boys, RL + Klav, Teddy Adhitya, Sore, dan Eva Celia.

Lokasi ketiga, Hotel Monopoli, di dalamnya akan terbagi menjadi tiga area. Mulai dari ‘Basement Business’ yang menawarkan underground dance music mencakup disco hingga techno dari kolektif yang telah lama absen, Quirk it! Bersama dengan Dekadenz dan Verdy (Coincidence).

Naik ke area teratas Hotel Monopoli terdapat ‘Carthe Blance’, ini area buat pecinta pecinta lagu populer. Di mana akan ditampilkan karaoke DJ set dari Ucupop, Podcast BKR & Liga Mamat, serta Ardhito Pramono. Sebelumnya akan dimeriahkan dengan penampilan pembuka dari Mothern dan Logic Lost ft.Tanayu.

Selain berbagai pertunjukan musik, akan digelar juga ‘Adu Domba’ rangkaian diskusi panel yang bersifat santai di area lobby Hotel Monopoli. Program tersebut akan mempertemukan beberapa perwakilan media untuk berbincang dalam topik berjudul Adsense or Nonsense: Memilih Monetization Melalui Clickbait atau Branded Content’serta para promotor dan pelaku label untuk membahas topik Demi Skena: Yang Terlupakan Oleh Label dan Promotor Muda di tengah Kebangkitannya.

Tak ketinggalan, The Other Festival juga akan dimeriahkan dengan pameran karya seni milik lebih dari 40 seniman terpilih. Lewat pameran yang diberi judul Imaginous Encounter ini TOF ingin mengangkat pergerakan kolaboratif antar seniman lintas seni untuk berpameran di luar galeri, serta memperkenalkan high art ke ruang publik.

Baca juga:  Irama Nusantara Butuh Bantuan Kita, Guys!

Secara keseluruhan The Other Festival merupakan selebrasi terhadap pentingnya elevasi karya dari berbagai format seni yang familiar. Serta tentunya acara penutupan tahun yang dapat membuka perspektif baru terhadap festival musik.