Tuantigabelas Soal Kolaborator “Do It” 

1572

Setelah mengeluarkan “Count Your Blessing”, Tuantigabelas memperkenalkan single terbaru berjudul “Do It”. Tak hanya rajin menjadi tamu mengoceh di lagu milik orang lain seperti “Dan” Sheila on 7 yang diaransemen ulang Pee Wee Gaskins. 

Pria yang akrab dipanggil Upi ini menggaet tujuh kolaborator sekaligus. Lagu ini menjadi cermin perjalanan bermusiknya 

View this post on Instagram

Tuantigabelas – Do It ft ( Laze, Saesar, Mario Zwinkle, Joe Million, Zico, A.Nayaka Matter Mos) Sudah rilis dan sudah bisa kalian dengarkan di semua platforms digital, dan video lirik nya juga sudah tersedia di channel youtube gue ( silahkan klik link di bio) ————————————————— Banyak bgt cerita yg gue dapat dari awal gue baru mulai hingga sampai saat ini, dari mulai kaga punya alat jd ga bs produksi,harus numpang2 dirumah orang, manggung nggak dibayar,ditipu e.o , ditolak label krn gue nggak punya gimmick katanya, but fuck it,gue ga berhenti.. Karena gue yakin apapun yang nggak ngebunuh gue itu akan buat gue lebih tangguh,bgitu juga jutaan orang diluar sana yg masih mengejar mimpinya hingga hari ini.. Itu kenapa gue dan orang2 digambar yg kalian liat ini masih terus berkarya dan bergerak dalam kapasitasnya masing2,karena kita punya aim yang sama,legacy!! Shout out for @laze92_ , @honchosaes @mario_zwinkle @joemillionraps @ziconadstarr @arielnayaka @matter_mos Untuk kesediaan nya meludah di track yang sama,dan lagu ini sekaligus adalah statement bahwa pengkotak kotak an dalam hiphop itu omong kosong, karena gue dan teman2 yg lain sudah membuktikan bahwa kita bs duduk bersama dengan latar belakang yang berbeda dan selera berbeda ttp bs berkarya bersama.. Produced: @andredanielh , Mix and Master : @bonzbeatid Keys : @gerryblz Artwork : @firzarazak Video lyrics : @fdlprmn & @pijarcollective Published: @westwewsquad #doit #doittuantigabelas #laze #saesar #mariozwinkle #joemillion #zico #nayaka #mattermos

A post shared by Tuantigabelas (@tuantigabelas) on

 

“Do It” juga bercerita tentang alasan utama kenapa masing-masing kolaborator terlibat di lagu, dan mengapa hip hop yang dipilih sampai hari ini. Nama-nama yang melengkapi karya musiknya terbilang cukup ‘berbahaya’. 

Upi yang berdomisili di Jakarta Barat mengaku pemilihan kolaborator sesuai representasinya masing-masing sebagai berikut:

  1. Laze pada awalnya representasi dari Bandung. Kemudian gabung di kolektif bernama Onar.
  2. Mario Saesar representasi dari pergerakan hip hop Jakarta Selatan.
  3. Mario Zwinkle representasi dari Hellhouse, kolektif hip hop Jogja.
  4. Joe Million representasi dari hip hop Papua dan spirit aliran kiri di hip hop, juga bagian dari kolektif Medium Rare.
  5. Zico adalah rapper Aceh-Swedia yang saat ini hijrah alias tidak bermusik lagi. Jadi, lagu “Do It” adalah warisan terakhirnya di musik.
  6. A. Nayaka representasi new wave di hip hop, bagian dari pergerakan Jakarta Selatan.
  7. Matter Mos dipilih secara personal karena karakternya. Upi dan Matter Mos sempat bernaung di kolektif yang sama.  

Pembuatan lirik verse dan chorus “Do It” digarap oleh Upi sendiri. Sisanya dilahap ketujuh nama di atas. Rentetan pujian pun menghiasi kolom komentar video lirik “Do It” yang bisa dilihat via kanal YouTube Tuan Tigabelas. 

 

____