Viral Lagu “Rumah Kita”, God Bless Serukan Pesan Lawan Virus Corona

• Mar 26, 2020
God Bless

Personil band rock God Bless membawakan ulang lagu “Rumah Kita” dalam aransemen akustik dengan setiap personil bernyanyi bersama dari rumah masing-masing. Lagu dengan versi ini dibuat menyusul video viral dari musisi membawakan lagu serupa.

Lagu God Bless “Rumah Kita” yang ditulis oleh Ian Antono dan wartawan/penulis Theodore KS ini jadi viral beberapa hari lalu setelah dibawakan ulang oleh sejumlah musisi sebagai kampanye #DiRumahAja yang digagas Najwa Shihab.

Diunggah di akun instagram God Bless, hari ini, Kamis (26/3), giliran para musisi senior ini kembali membawakan ulang lagu “Rumah Kita” yang ikonik itu dengan gaya sederhana. Awalnya, Ahmad Albar bernyanyi dengan diiringi gitar oleh Ian Antono. Ketika masuk bagian reff, giliran personil lainnya, Donny Fattah Gagola, Abadi Soesman dan Fajar Satritama bernyanyi bersama dengan khidmat.

Melalui lagu ini, God Bless menyelipkan pesan, terkait dengan wabah virus Corona yang akhir-akhir ini melanda tanah air juga dunia, kepada semua pihak yang berjuang melawan pandemi ini.

“Lagu ini kami dedikasikan kepada semua pihak yang tengah berjuang di garda depan melawan pandemi virus corona dimanapun mereka berada. Semoga tetap tabah dan selalu berada dalam lindunganNya. Mari kita bantu perjuangan mereka, salah satunya dengan #dirumahaja. Kita tetap mampu berbuat sesuatu untuk membantu saudara-saudara yang berada di luar sana,” tulis mereka.

Melalui video ini juga, God Bless mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berdonasi dalam rangka pengadaan Alat Perlindungan Diri (APD) bagi para tenaga medis serta kebutuhan lain yang diperlukan guna menghadapi situasi ini.

“Donasi bisa dilakukan melalui www.kitabisa.com/cegahcorona yang terus bergerak menghimpun dana sekaligus menyalurkan bantuan ke rumah sakit di seluruh Indonesia,” tutup mereka.

https://www.instagram.com/p/B-Lo30lHqqY/

__

Penulis
Wahyu Acum Nugroho
Wahyu “Acum” Nugroho Musisi; penulis buku #Gilavinyl. Menempuh studi bidang Ornitologi di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, menjadi kontributor beberapa media seperti Maximum RocknRoll, Matabaca, dan sempat menjabat redaktur pelaksana di Trax Magazine. Waktu luang dihabiskannya bersama bangkutaman, band yang 'mengutuknya' sampai membuat dua album.

Eksplor konten lain Pophariini

Eksistensi Sebuah Band oleh Ramadhista Akbar (Nidji)

Ada begitu banyak faktor yang menyebabkan sebuah band untuk berhenti berkarya ataupun bubar. Gitaris Nidji, Ramadhista Akbar mengulasnya.

Mau Tau Banget?: Mentor Interview – Sarah Deshita

Selamat datang kembali di edisi kedua dari Mentor Interview! Sekilas mengenai Mentor Interview, kami berkeliling menemui nama-nama yang sudah tidak asing lagi di industri musik Indonesia saat ini. Nama-nama yang kami temui, mempunyai keahliannya …