Wawancara Arswandaru ALI: Tur Eropa dan Permintaan Global

May 30, 2024

Saat membaca artikel ini, trio cross-cultural funk, ALI yang dikomandoi oleh Arswandu dkk, tengah berada di benua Eropa, menjalankan tur 11 titik di Eropa dan UK yang bertajuk, Echoes Tour Europe & UK selama bulan Mei sampai awal Juni. Tur ini melengkapi tur sebelumnya di Australi sebanyak dua kali di Februari dan Desember 2023.

ALI telah merilis satu album penuh, Malaka (2023), beberapa single termasuk yang terbaru “An Najma” (2024), dan yang dirilis dalam vinyl, “White Stallion” (2024). Tur Eropa ini terjadi karena tingginya permintaan dan respon dari luar Indonesia.

Berikut adalah wawancara singkat ALI dengan Pophariini yang diwakili oleh bassis, Andaru, seminggu sebelum mereka melakukan perjalanan ke benua Eropa

Mengapa ALI gigih untuk melakukan tur luar negeri?

⁠Sebenarnya tidak segigih itu juga (jadi terkesan ambisius haha). Tapi kami merasa ternyata demand untuk bermain di luar cukup banyak  dan sering. Kami mencoba mengorganisir peluang itu saja semaksimal mungkin. Karena peluang tanpa diorganisir dengan tepat tidak akan jadi apa – apa. Sekaligus seiring berjalan, kami juga sudah punya proyeksi arah tujuan kami akan ke mana. At least kami jadi punya goal tertentu di jalur ini.

Apa bedanya tur sekarang dengan sebelumnya?

Lumayan signifikan bedanya, walaupun kami pernah manggung di Eropa sebelumnya, tapi itu tidak terhitung tour. Secara jarak perjalanan ke sana cukup jauh dan melelahkan, belasan jam di pesawat. Seperti biasa, kami pun akan jalan sendiri tanpa crew. Hanya ada satu tambahan peserta, yaitu fotografer / videografer kami Michael Tartaglia. Dan hal yang paling menarik, untuk pertama kalinya kami akan tour full perjalanan darat, naik mobil, cross country di Eropa dan UK. Bagi kami ini hal yang sangat baru, sekaligus menantang.

Apa kesulitan yang paling berat setiap tur luar negeri?

⁠Kesulitan terberat biasanya mengatur waktu makan. Kami jadi terbiasa “puasa” saat tour, atau paling ngga jam makannya jadi berantakan haha. Jadwal yang sangat padat dan banyak agenda jadi alasan utamanya. Hal itu jadi sangat berpengaruh dengan menjaga mood kita juga buat manggung. Lelah dan lapar itu kombinasi maut haha. Kesulitan lain, paling soal ekstra tenaga dan ekstra fokus aja sih mungkin.

Apa kesulitan tur sekarang?

Mungkin soal full perjalanan darat ini. Kami prediksi akan sangat melelahkan. Karena ada beberapa jarak antar kota yang cukup jauh dan memakan durasi menyetir sekitar enam sampai sembilan jam.

Kabarnya akan menyewa van dan menyetir sendiri tanpa supir?

Alasan memilih sewa van untuk the whole tour, karena tidak semua flights tersedia di rute tour kami. Naik kereta pun sangat sulit dan memakan waktu ekstra. Jadi akhirnya diputuskan sewa van saja. Dan keputusan menyetir sendiri adalah untuk memangkas budget. Karena kalo sewa supir sangat amat mahal haha.

Penasaran, pasti akan ada banyak hal menarik yang kami temui dan alami sepanjang perjalanan. At least mungkin akan sedikit terobati dengan melihat landscape pemandangan indah lintas negara di Eropa melalui jalur darat. Kami sudah coba jumlah, total jarak yang akan kami tempuh sepanjang tour ini, sekitar 4700 km.

Kabarnya ada gigs yang tidak diambil karena takut kecapean

Tadinya total ada 13 gigs dalam 15/16 hari kami di sana. Setelah kami pikir lagi, akan sangat melelahkan dan day off hanya dua hari. Jadi kami putuskan untuk menunda dua gigs yang jaraknya jauh dan kapasitas gig nya pun kecil. Kami simpan dulu untuk tour selanjutnya. Agar lebih efisien dan maksimal tour kali ini. Dan juga satu hari setelah kepulangan kami dari tour Eropa nanti kami akan langsung berangkat lagi ke Rusia. Jadi stamina benar-benar harus kami jaga.

Ceritakan soal desain poster Echoes Tour Europe & UK 

Poster dikerjakan oleh Kendra Ahimsa, yang sudah banyak mengerjakan banyak poster band. Beberapa di antaranya pun band favorit kami. Tanpa pikir panjang langsung menawarkan dia untuk membuat poster tour ini. Prosesnya cukup cepat dan tidak rumit. Kami hanya request untuk tidak menampilkan object manusia di posternya, dan beberapa detail direction visual lainnya. Satu kali preview langsung approved haha. Kendra the best!

ALI menyiapkan merchandise khusus untuk tur kali ini?

⁠Tentu saja, kami akan merilis dua desain t-shirt tour kali ini. Salah satunya turunan design dari poster Kendra. Dan satunya lagi dikerjakan oleh saya sendiri. Mungkin juga akan ada print poster tour.

Dari beberapa kali tur ke luar negeri, apa dampak yang paling dirasa?

Setiap tour kami mencoba mengorganisir dan memilih venue2 yang dirasa tepat pada jalur kami. Ternyata itu kami rasakan berdampak signifikan, bermain di venue yang tepat, bertemu audience dan networking yang tepat. Efeknya adalah pada tour selanjutnya. Mungkin bisa dibilang membangun portfolio. Jadi kami berusaha untuk tidak “yang penting main aja di luar negeri”, tanpa mendiskreditkan venue mana pun di luar negeri. Kami juga mencoba membangun atau menyasar environment yang kami rasa tepat. Tentu pada akhirnya juga harus bertanggung jawab dengan materi musik dan pada saat live membawakannya. Mungkin hal ini belum tentu juga bisa dan berhasil diaplikasikan di semua band.

 


 

Penulis
Anto Arief
Suka membaca tentang musik dan subkultur anak muda. Pernah bermain gitar untuk Tulus nyaris sewindu, pernah juga bernyanyi/bermain gitar untuk 70sOC.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Afgan Merilis Karya yang Paling Personal Berjudul Sonder

Selang empat bulan dari perilisan single “Shallow Water”, Afgan akhirnya melepas album berbahasa Inggris kedua berjudul Sonder tanggal 21 Juni lalu sesuai yang direncanakan. Album mini tersebut menampilkan total 5 lagu dengan trek fokus …

Gagasan Perayaan Risky Summerbee & The Honeythief di Single Carnivalesque

Berjarak 2 bulan dari perilisan “Perennial”, Risky Summerbee & The Honeythief kembali lagi membawa yang terbaru dalam tajuk “Carnivalesque” hari Jumat (14/06).   Rizky Sasono yang menuliskan lirik lagu ini dengan mengangkat tema perayaan …