We The Fest 2018 : Makin Berwarna!

Jul 25, 2018

We The Fest rampung digelar pada tanggal 20, 21, dan 22 Juli 2018 di JIExpo Kemayoran. Festival besutan Ismaya Live ini semakin bersinar lewat penampilan artis internasional maupun lokal berbagai jenis musik. Pecinta musik, seni, mode, dan kuliner hadir di sana.

Tampil awal: Maliq & D’Essentials di WTF 2018.

Sejak hari pertama, tiga panggung We The Fest baik WTF Stage, This Stage Is Bananas, maupun Another Stage memiliki jagoan masing-masing. WTF Stage dibuka trio GAC yang mengambil kesempatan untuk memperkenalkan “Resonance” – single baru mereka – di akhir pertunjukan. Single tersebut baru akan resmi dirilis Agustus mendatang.

Hitam Putih: Afgan tampil sore di WTF 2018.

Lumayan sulit memilih ketika jagoan lokal manggung berbarengan dengan Albert Hammond Jr., Nick Murphy, James Bay, dan Alt-J. Keempatnya tampil perdana di Ibukota. Gitaris The Strokes itu membuktikan bagaimana cinta dapat memperbaiki masalah pada nomor “Blue Skies”.

Si manis Rayssa di WTF hari ketiga.

Hari kedua We The Fest terbilang paling ramai. Pemilik nomor “Heaven” yaitu Afgan, Isyana Sarasvati, dan Rendy Pandugo menjadi saksi bukti cinta seseorang yang melamar kekasihnya di sana. Catatan baru bagi perjalanan We The Fest adalah circle pit dan kenekatan penonton yang melakukan body surfing saat Seringai beraksi.

Debut single baru: Barasuara di WTF 2018.

Tiba malam hari, calon penonton Honne membaur dengan penunggang badai (sebutan fans Barasuara). Barasuara memperkenalkan 3 materi lagu baru. Salah satunya “Guna Manusia” yang rencana diedarkan tepat di hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus. Selain itu, dua materi lain yang mereka mainkan pertama kali adalah  “Pikiran dan Perjalanan” dan “Seribu Racun”.

Lorde, tampil memukau di WTF 2018 / dok. Agung Ralyansyah.

Honne berhasil mengalahkan Lorde yang manggung setelahnya dengan penonton terbanyak. Aksi James dan Andrew masuk dalam tabel penantian mereka yang absen dari kedatangan perdananya tahun 2017 lalu. Nomor teranyar dimainkan, “Forget Me Not” hingga “Day 1” menjadi penutup yang manis.

Ditonton Jokowi: WSATTC di WTF 2018.

Penjagaan hari terakhir We The Fest lebih ketat demi menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia. Presiden Joko Widodo ditemani Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, Triawan Munaf sempat menyaksikan White Shoes & The Couples Company dan KimoKal. Jokowi seperti biasa tersenyum ramah seraya memenuhi permintaan orang-orang yang ingin berfoto ria.

Panggung yang memukau: Mantra Vultura di WTF 2018.

Bukan sekadar tontonan musik, We The Fest pun menyediakan ruang bagi pecinta Skatepark. Selama tiga berturut-turut mereka yang ingin menerjang bowl tak perlu repot membawa peralatan karena sudah tersedia di sana. Tanpa dipungut biaya alias gratis kecuali sepeda.

Dochi PWG dan Iqbaal ‘Dilan’ Ramadhan di WTF 2018.

Saat Padi Reborn membawa penonton bernostalgia, Pee Wee Gaskins perwakilan unit pop punk menggaet Iqbaal Ramadhan di Another Stage. Pemeran Dilan ini mengisi bass di lagu “Fluktuasi Glukosa”. Tata cahaya panggung yang redup tetap bikin semangat.

Albert Hammond Jr. di WTF 2018.

Jelang tengah malam, Miguel taklukkan perempuan-perempuan di panggung utama. SZA pun bikin kejutan dengan mengundang ibunya yang baru berulang tahun. We The Fest berakhir dengan sempurna. Penyelenggara sudah waktunya memikirkan tempat yang lebih besar di tahun berikutnya. Sampai jumpa!

Foto: Pohan Pho.

Penulis
Pohan
Suka kamu, ngopi, motret, ngetik, dan hari semakin tua bagi jiwa yang sepi.

Eksplor konten lain Pophariini

Album Ningrat, Jamrud: Kontrasepsi dan Duka Surti

21 Tahun album Ningrat milik Jamrud , gitaris dan penulis lagu Azis M.Siagian sempat bikin geger tahun 2000 lewat “Surti-Tejo”.

Sinergi Sri Hanuraga dan UPH CoM

Adalah musisi jazz Sri Hanuraga bersama dengan UPH Conservatory Of Music yang mengambil sinar panggung kolaborasi kali ini.