16 Pertanyaan: Natasya Elvira ‘3PM On The Rooftop’

Dec 5, 2021

Natasya Elvira bersama bandnya, 3PM On The Rooftop baru saja menggelar KonseRundung (02/12) dalam rangka perayaan rilisnya album perdana mereka yang diberi judul Rundung (Juli 2021). 

Berbicara tentang awal perjalanan karier bermusik Natasya, ia mengungkapkan bahwa sang Ibu yang mempertemukannya dengan seorang drummer bernama Mozes yang tak lain adalah pelanggan dari salon milik keluarga Natasya. 

Mozes yang pertama kali mengajak ia untuk bernyanyi di acara pernikahan dan Mozes pula yang membawa Natasya bisa mendapatkan kesempatan tampil regular di Hotel Santika, Jakarta.

Perjalanan Natasya juga dihiasi pengalaman yang biasa dilalui oleh para penyanyi,  dengan mengikuti Rising Star Indonesia saat ia berusia 16 tahun. Dari ajang pencarian bakat itu, Natasya mengenal banyak teman musisi baru.

“Jadi banyak kenal sama musisi UPH Conservatory karena kakak kelasku di SMA kuliah di sana, namanya Novaldy Ariffin. Guruku, Nesia Ardi, juga banyak ngebuka jalan di musik karena suka rekomendasiin aku ke orang-orang,” kata Natasya.

 

Natasya membentuk 3PM On The Rooftop tepatnya pada November 2020. Ia tertarik untuk mengisi vokal band karena melihat video yang dibuat Mail dan Hafiz di kanal YouTube 3PM On The Rooftop.

“Wah, suka nih gue sama yang freak gini. Kayaknya sefrekuensi saja. Plus, tempat tinggal mereka juga dekat banget waktu itu sama gue, jadi gue pikir sekalian biar bisa sering nongkrong berkualitas,” ungkapnya.

Tak hanya bernyanyi, seperti yang tertulis di akun Instagram-nya Natasya memiliki bakat lain. Ia menerima tawaran voice over, membuat konten serta freestyle copywriting. Ketika ditanya mana yang ingin difokuskan, Natasya menjawab sebenarnya ia tidak pernah bisa fokus sama satu hal saja.

“Pengin nyoba-nyoba terus, hal yang baru selalu bikin excited. Namanya juga anak muda, mencari jati diri [tertawa]. Tapi, so far sedang prioritasin nyanyi karena itu yang lagi paling menghasilkan,” jelas Natasya.

3PM On The Rooftop, 2021. / Dok: Istimewa.

Setelah KonseRundung, Natasya berharap 3PM On The Rooftop bisa melaksanakan tur Jabodetabek atau bahkan Pulau Jawa dan pulau lainnya. Mereka juga menargetkan album kedua tahun depan. 

“Kita juga ada rencana ke Jogja 10 hari dan garap karya di sana. Pokoknya bakal jadi experience yang baru dan beda banget sama sebelumnya. We’ll see, semoga semuanya berjalan lancar,” tutupnya.

Simak jawaban 16 Pertanyaan yang kami ajukan kepada Natasya Elvira berikut ini.


1. Apa hal baik yang sudah kamu lakukan untuk dirimu sendiri hari ini?

Hari ini aku sudah tidur cepet banget setelah dari kemarin kurang tidur. Akhirnya semalem tidur jam 21.00 usai KonseRundung (02/12) berlangsung.

2. Makanan yang kamu makan dan nikmati berulang kali selama seminggu ini?

Hmmm, saking sibuknya sampai sering lupa makan. Jadi tinggal ‘leb’ saja apapun yang disediain nyokap. Tapi kayaknya makanan yang sudah 2 kali gue beli di luar rumah minggu ini ramen deh.

3. Satu lagu Indonesia yang kamu pilih untuk belajar main alat musik (sebutkan alat musiknya)?

Dulu banget pas SD, belajar piano, pastinya lagu-lagu nasional dan lagu anak. “Ibu Kita Kartini”, “Balonku”, “Twinkle Twinkle Little Star”.

4. Apa ketakutan terbesarmu?

Takut terlalu lama enggak fokus sama satu hal dan in the end enggak ada yang jadi semuanya.

5. Apa yang menurutmu bisa sangat dibanggakan Indonesia?

Kekayaan alamnya, gila deh beneran. Aku ngerasain banget sih pas pergi ke Singapura, mau nyari curug, pantai, gunung enggak ada. Kalau di Jawa atau Bali, nengok kanan kiri sudah alam semua, gue suka banget yang hijau-hijau.

6. Kapan kamu terakhir kali patah hati dan bisa merasakan cinta kembali?

Jarang sih kalau patah hati. Gue nganggep perjalanan cinta kayak pelajaran hidup yang kalau itu berakhir, I’d feel like, “Oh, okay, the lesson is over.” Karena it’s true, tiap kali gue mengakhiri sebuah hubungan, pasti gue dapet suatu pelajaran yang bikin gue jadi orang yang lebih baik. To be honest, aku jarang banget single, jadi merasakan cinta itu hampir setiap hari dalam hidupku. Most of all, aku paling mencintai diriku sendiri, biar nyari kebahagiaan enggak harus nunggu orang lain.

 

7. Konser band atau musisi Indonesia dengan set panggung terbaik yang pernah kamu tonton?

Kalau konser belum pernah nonton, seringnya festival, jadi set panggungnya kurang lebih sama. Tapi yang paling memorable sih dulu suka banget MALIQ & D’Essentials soalnya ada nilai sentimental kenangan cinta monyet jaman SMP di lagu-lagunya, dan dulu suka bikin nangis kalau inget.

8. Sebuah kejadian di masa kecil yang menjadi trauma namun berhasil disembuhkan?

Dulu pernah dibully abis-abisan pas SD karena gigi tonggos, diikutin cowo-cowo yang ngebully gue itu pas lagi jalan/turun tangga cuma buat dikatain sepanjang jalan, sampai nangis tiap hari, rasanya enggak mau masuk sekolah. Guru-guru zaman dulu juga belum aware sama bullying & how it affects a person’s mental health. Seinget gue, mereka nggak denger omongan gue dan ortu gue sama sekali dan kayak enggak ada tindakan serius dari keluhan gue. Soalnya gue lagi-lagi disatu-kelasin sama orang yang bully gue itu pas pindah tahun ajaran, when clearly, I only asked them to separate him from me.

But now, I guess I tend to forget my traumas deh kayaknya. I don’t feel a thing about it anymore. I never think about bad things that happened in my life so often. Maybe that’s the way my brain erases the pains to keep moving forward.

9. Di mana kamu biasanya menghabiskan waktu untuk berlibur?

Jarang banget liburan. Selalu sibuk dan enggak ada duit juga sih [tertawa]. Paling ke Bandung sama orang tua, itu juga cuma di rumah saudara saja dan terakhir mungkin tahun lalu. Pengen, liburan setahun dua kali gitu, tapi apa daya cuma bisa curi-curi kebahagiaan dengan nongkrong sama teman-teman di sela-sela kesibukan.

10. Pilih main arung jeram atau terjun payung?

BOTH ARE EXCITING! Aku suka banget kegiatan-kegiatan yang memacu adrenalin, apalagi berhubungan sama alam. Tapi aku pilih arung jeram karena lebih bersentuhan sama alam, air, pohon di sekitarnya. Dan berusaha untuk pegangan biar enggak jatuh rasanya lebih challenging dan bisa ketawa-ketawa sama teman.

11. Potongan rambut yang pernah kamu sesali?

Pas dipotong skinhead sebenernya suka banget. Gue ngerasa jadi diri gue yang paling maksimal di masa itu, tapi banyak Wedding Organizer dan client requestnya rambut panjang dan lain-lain. jadi gue panjangin lagi. Tapi proses manjanginnya itu lho, jelek banget pas baru-baru numbuh.

12. Siapa orang yang selalu ada setia menemani ketika kamu butuh sandaran untuk berkeluh kesah?

Adelia Theodora, dia dari SD, SMP, SMA kuliah selalu ada buat gue kalau gue mau curhat. Yang bikin kita jadi dekat banget itu karena a year ago kita lagi di fase toxic relationship yang bener-bener sama banget, jadi kita related banget di semua hal yang kita alamin. Dia juga selalu berusaha bales gue dengan advice yang berguna, walaupun kadang gue bales dia lama banget bisa dua hari. Maklum ya, ketumpuk shay.

13. Jika kamu mendapat kesempatan 5 menit untuk bertemu dengan seseorang yang sudah tiada. Siapa dan apa yang akan kamu bicarakan?

Michael Jackson. I LOVE YOU SO SO SO SO MUCH! Your music gives me life! Stage act lo, suara lo yang jarang banget fales, lagu-lagu lo, kebaikan lo sama orang-orang dan fans sangat menginspirasi gue. Mau nangis deh pokoknya tiap dengerin Michael Jackson!

14. Sebagai perempuan, kamu merasa tidak nyaman ketika… 

Jalan di pinggir jalan terus di “Kiw kiw”, “Sendirian aja neng”, “Mau ke mana???” Apa urusan lo nanya-nanya ya??? Sudah enggak ngerti lagi deh mau komen apa, terlalu sering terjadi, semua perempuan juga pasti ngerasain ini, yet hal ini belum berubah dari waktu yang lama banget.

15. Apa yang kamu impikan soal pernikahan?

Bisa pulang ke ‘rumah’ setiap harinya. Kalau ketemu orang yang dicinta di rumah, pasti berasa selalu comfortable, dan mungkin lebih inspired ngelakuin banyak hal produktif. Dan yang paling penting, semoga dia setia, gue setia, dan kalau ada rintangan apapun, or even got bored of each other, we could stay honest and communicate.

16. Sebutkan tiga penyanyi solo Indonesia favoritmu dan alasannya!

1. Nesia Ardi: Aduh dia definisi the whole package banget. She has a really nice sense of music, a nice voice, humble and funny stage act, very entertaining! Dan dia juga sangat tidak pelit ilmu & mendukung musisi-musisi baru.

2. Moneva: I really love her spirit! Dia rajin banget berkarya and I adore her very much. Lagu-lagunya keren dan dia tulis sendiri, heran bisa ada orang serajin dan produktif itu, dan dia ngurus semuanya sendiri. Ditambah, gue suka banget style berpakaiannya!

3. Teddy Adhitya: Salah satu artis Indonesia yang lagu-lagunya enak-enak saat ini! Suka enggak ketebak saja arahnya mau ke mana, tapi bikin enak.


 

Penulis
Pohan
Suka kamu, ngopi, motret, ngetik, dan hari semakin tua bagi jiwa yang sepi.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Rekomendasi: Dinamika – Bangkutaman

Menariknya di album Dinamika ini dengan masih mengusung musik retro folk rock, Acum dkk. terlihat tidak kehabisan bahan bakar dan justru terdengar fresh.

Jambi: Di Bawah Radar Musik Arus Utama, dan Independen

Sepertinya bukan rahasia umum bahwa Jambi tidak pernah masuk di radar skena musik, terlebih musik independen.