“Bayang”, Maxi Single Teranyar Rrag

Sep 19, 2022

Berselang hampir satu tahun semenjak kemunculan single “Pelikan” di bulan November lalu, kuartet Rrag kembali lagi muncul ke permukaan dengan tancap gas.

Tidak hanya melepas satu single saja, tapi unit asal Bogor ini langsung menghadirkan tiga single dalam payung maxi-single bertajuk Bayang. Ketiga single tersebut adalah “Rumah Hantu”, “Bayang” dan “Terjebak Gusar” yang sudah bisa didengarkan melalui laman Bandcamp Tromagnon Records, sang label sekota.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Rrag (@rragband)

Ragam keresahan khas pemuda paruh baya menjadi latar belakang terciptanya tiga single tersebut, mulai dari cerita masa lalu, ragam momen di sebuah kota hingga terjebak di sebuah momen yang tidak diharapkan terjadi.

Masih dibantu oleh Deni Noviandi dari Bens ‘n Co Records dalam proses perekaman, sejatinya Rrag merekam ketiga materi tersebut hanya sebatas iseng belaka. Namun pada perjalanannya, mereka memutuskan untuk merilisnya secara serius, juga sebagai pembeda dari rilisan-rilisan sebelumnya.

“Tadinya iseng saja rekaman tiga lagu di Bens ‘n Co Records dan belum tau outputnya bakal gimana. Akhirnya, kita memutuskan dibikin maxi-single biar beda dari rilisan sebelumnya”, terang Arafat Zawaid, sang vokalis.

Khusus di single “Rumah Hantu”, Rrag dibantu kembali oleh Bayu Azni dari Swellow dalam penulisan liriknya. Sebelumnya, kerja sama antara keduanya sudah pernah terjadi di single sebelumnya, yakni “Pelikan”.

Sementara dari departemen visual, adalah Rizki Pasadana dari SpiCE yang dipercaya oleh Rrag untuk menggarapnya. Menghasilkan sebuah karya kolase yang berangkat dari interpretasi Rizki atas single-single tersebut.

“Kami sih enggak ada ekspektasi apa pun. Kalau ada yang suka, kami bersyukur dan ikut senang. Kalau enggak juga, kami tetap bersyukur karena masih bisa bersenang-senang lewat media ini (musik)”, tutup Wili Benardo.

 

Sejak terbentuk di tahun 2018 lalu, Rrag sudah merilis sebuah EP debut bertajuk Eter di tahun 2019, disusul oleh beberapa nomor tunggal seperti “Violet” dan “Pelikan”.


 

Penulis
Raka Dewangkara
"Bergegas terburu dan tergesa, menjadi hafalan di luar kepala."
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

5 Alasan Kenapa Last Child Enggak Bubar

Simak 5 alasan kenapa Last Child tidak memutuskan untuk bubar dan masih bertahan sampai hari ini. Selengkapnya di Pophariini.com.

7 Band Yang Personil Aslinya Tinggal Satu

Banyak bongkar pasang terjadi dalam perjalanan band. Tidak sedikit band yang tetap eksis sampai hari ini dengan komposisi personil awal ketika band itu berdiri.