Bisnis Musisi Selain Hidup dari Musik

Oct 16, 2021

Terkadang situasi dan kondisi yang sulit malah bisa memberikan kesempatan baik untuk memulai sesuatu, contohnya dengan berbisnis. Bisnis atau usaha yang dimulai bisa datang dari hal-hal terdekat, yaitu hobi maupun kebiasaan tertentu.

Menjalani bisnis bisa dilakukan sendiri, bekerja sama dengan orang terdekat, dan yang tak kalah penting untuk mempertahankan bisnis yang dijalani adalah memperhubungkan. Kalau memiliki mitra bisnis, artinya harus bisa menjalin silaturahmi dengan baik.

Setelah pernah membahas tentang bisnis musisi, ketika mereka tidak berada di atas panggung, kali ini kami membuat daftar bisnis musisi yang dimulai atau dijalani saat pandemi yang dilengkapi wawancara singkat bersama mereka.

Inilah daftar musisi yang memiliki bisnis atau usaha di luar kegiatan bermusik:


1. Buluk

buluk

Apa bisnis yang loe jalani di luar musik?

Cupang (betta fish). Jadi, gue saat ini sedang memperdalam usaha ikan cupang sebagai seorang breeder dan juga sebagai seorang seller.

Bagaimana cerita loe membuka bisnis ini?

Awalnya gue membuka bisnis ini dari hobi karena dari dulu hobi ikan cupang sudah lama, hobi aquascape terutama. Sebelum pandemi, tahun 2015-an gue sudah main aquascape, dan beberapa jenis ikan kayak Arwana, Piranha, dan segala macam.

Begitu pun Cupang, tapi pelihara yang biasa saja. Gue dari SMA sudah sering adu ikan cupang secara profesional. Cuma ya pada saat itu kan era 90an ada cupang aduan, di mana kita aduan taruhan untuk gambling buat main judi. Saat ini cupang bisa menjadi suatu hobi yang bisa menghasilkan, suatu hobi yang bisa nambah prestasi dari kontes-kontesnya. Dan ternyata ikan cupang pun enggak seperti orang bayangkan hanya tentang warna. Banyak sekali sisi yang unik dari ikan cupang yang gue baru tau dua tahun belakangan ini. Dari situ akhirnya gue mulai usaha dari mulai breeding sampai akhirnya gue menjualnya.

buluk

Apa saja yang loe tawarkan dan yang spesial dari bisnis loe ini?

Tidak ada yang menjual ikan cupang boleh dikredit, hanya di @aquanakpunk_betta. Menjual ikan cupang boleh dicicil, boleh bayar belakangan, hanya di @aquanakpunk_betta. Satu-satunya akun ikan cupang yang memberikan kesempatan buat orang-orang pengin punya cupang yang mahal tapi dengan harga terjangkau juga dengan cupang yang mahal tapi bisa dikredit. Ini yang gue lakukan di @aquanakpunk_betta. Dan gue menawarkan beberapa jenis ikan cupang tidak satu seri saja. Jadi dari berbagai macam seri, black series, dari mulai Halfmoon, Crowntail, CTPK (Cupang Crown Tail Plakat), PKCT (Plakat Crowntail), banyak banget lah semua jenis ikan cupang ada. Bahkan, ada Smaragdina, Wild Beta, dan yang lain pun gue ada koleksinya. Ada memang ikan cupang yang gue jual sebagai seller, ada juga ikan cupang yang koleksi pribadi.

Siapa kolaborator loe untuk bisnis ini?

Gue sendirian tapi gue sering bertanya sama mereka yang boleh dibilang lebih senior main ikan cupang seperti Presiden Ikan Cupang Deeway Gembel, Cupang Bang Jenggot, dan Endah Ungu. Kolaborator enggak ada, tapi gue punya dua pegawai untuk mengurus breeding dan penjualan.

Apa tips untuk teman-teman musisi yang mau buka bisnis sampingan?

Bukalah usaha sampingan yang loe suka. Seperti loe main musik. Kayak gue main musik atas dasar passion, suka, hobi. Nah, begitu pun Ikan Cupang atas dasar passion gue memang suka ikan cupang dan gue hobi ikan lah, Arwana dan segala macam. Hobi main aquascape. Jadi kita kerja usaha yang memang boleh dibilang hobi kita sendiri. Jadi enggak kenal lelah. Ketika semua kerjaan yang kita kerjakan atas dasar kesukaan kita, kecintaan kita, mau enggak mau enggak kenal lelah. Kayak misalnya nge-band. Enggak ada capeknya nge-band mah. Bikin lagu dan segala macam. Manggung dan segala macam. Senang-senang. Begitu pun usaha di samping band, carilah usaha yang kita suka. Jangan ternyata loe suka melihara anjing tapi loe jualan seblak, itu enggak mungkin. Mending bikin salon anjing, perawatan anjing. Suka motor, bikin salon motor. Jadi yang memang ada sangkut pautnya sama kecintaan kita sehari-hari dijadikan usaha.

Bagaimana jika ingin membeli jualan loe?

Silakan follow @aquanakpunk_betta. Mau datang ke toko bisa di Ciganjur, Jakarta Selatan.

 

2. Danilla

Danilla

Apa bisnis yang loe jalani di luar musik?

Ada susu, ada donat, ada liquid.

Bagaimana cerita loe membuka bisnis ini?

Kalau membuka sih kayaknya enggak tepat karena ini bukan bisnisku. Aku diajak untuk bekerja sama di bisnis mereka.

Apa saja yang loe tawarkan dan yang spesial dari bisnis loe ini?

Yang aku tawarkan kualitas produknya. Kayak kalau donut, donutnya enak. Kalau liquid, liquid rasanya juga enak. Susu juga rasanya enak. Semua dikonsumsi di mulut ya [tertawa]. Aku enggak bisa bilang ini spesial apa enggak karena itu mesti dicoba sama yang mau nyobain.

Siapa kolaborator loe untuk bisnis ini?

Kalau susu, aku sama Ucup dan Omar (Dua Coffee), liquid sama Torus Liquid, donut sama Lawless.

 

Apa tips untuk teman-teman musisi yang mau buka bisnis sampingan?

Tipsnya adalah jalani saja dulu, terjun saja dulu. Maksudnya, aku juga dulu awal bisnis. Waktu dulu sempat bisnis makanan waktu kuliah. Dan itu semua diawali dengan jalani saja dulu karena ceritanya suka beda-beda. Enggak bisa semata-mata aku kasih tips.

Bagaimana jika ingin membeli jualan loe?

Bisa langsung cek informasinya di akun Instagram @susudanilla, @lawless.donuts, dan @torusliquid.

 

3. Denny Chasmala

denchas

Apa bisnis yang loe jalani di luar musik?

Iya, musik tetap jadi profesi utama, usaha jamu awalnya sekadar iseng.

Bagaimana cerita loe membuka bisnis ini?

Ide awalnya adalah mertua memang dari tahun 80 senang dan punya keterampilan membuat jamu. Saya coba Beras Kencur, Kunir Asem, Jahe, dan Temulawak yang dari kecil juga sering saya konsumsi yang dibuat Ibu dan Nenek saya. Nah, Istri saya tertarik untuk belajar langsung dari ibunya. Tujuan awalnya hanya untuk dibagikan gratis untuk orang-orang yang shalat Jumat. Lamalama Istri saya semakin terampil membuat jamu. Hingga iseng untuk ditawarkan pada temanteman dan memanfaatkan media sosial saya dan militan menawarkan gratis kepada teman-teman (bukan endorsement). Selanjutnya mereka pesan dan pesan lagi tanpa disuruh mereka mempromosikan sendiri pada teman-teman mereka dan lewat media sosial.

Apa saja yang loe tawarkan dan yang spesial dari bisnis loe ini?

Jamujamu yang dibuat menjadi spesial karena memang harus dipesan dulu (pre-order). Jadi, memang fresh dan tanpa pengawet. Bahanbahan dibeli langsung dari Pasar Ciputat dan dipilih selektif agar mendapatkan bahan yang bagus. Dengan proses tradisional yang dilakukan dengan tangan oleh Istri saya dan Ibu mertua. Sekarang Istri saya sendiri yang membuat.

Siapa kolaborator loe untuk bisnis ini?

Murni kita tidak atau belum berkolaborasi dengan siapa siapa kecuali dengan Tuhan. Benarbenar VIP di bukakan jalan sama yang di atas. Sebelum dipacking saya sendiri yang mencoba apakah layak dan sudah mantap setiap kali dibuat. Meskipun sudah ada takaran, tetap harus dites.

Apa tips untuk teman-teman musisi yang mau buka bisnis sampingan?

Untuk musisi yang mau berbisnis tipsnya, cintai dulu bisnis yang mau dijalani. Kalau dapat passion, lakukan karena sebuah tujuan yang tulus untuk menyenangkan orang lain. Perkara laku apa belum itu proses dan belajar sambil jalan.

Bagaimana jika ingin membeli jualan loe?

Membeli langsung lewat pre-order ke nomor yang dituju, baik itu direct message ke @jamu.denayu atau @dennychasmala maupun nomor yang tercantum di media sosial.

 

4. Jon Kastella

Apa bisnis yang loe jalani di luar musik?

Kalau yang buka di masa pandemi, Kopi Kastella dan Sudah Barang Tentu. Sebelumnya, sudah menjalani usaha makanan Lontar Kastella dan gitar akustik Sams & Jon.

Bagaimana cerita loe membuka bisnis ini?

Darah Padang dari Ibu yang mengalir deras akhirnya membuahkan hasil. Dikarenakan lockdown, imbas dari pandemi Covid 19 yang menuntut untuk tetap kreatif dan produktif, Lontar Kastella mulai dipromosikan di media sosial dan menjadi sebuah brand kue khas keluarga produksi rumahan. Kalau Kopi Kastella dari kegemaran dan kebiasaan saya ngopi sehari-hari. Bahkan kawan-kawan sejawatnya rata-rata telah mengenal kebiasaan menyeduh kopi kapan dan di manapun saya berada. Sekaligus mencari dan melihat peluang bisnis lain yang menjanjikan pada saat itu. Berjualan gitar akustik lahir dari ajakan seorang sahabat.

Melihat peluang dan visi yang bagus serta dikarenakan ketika itu saya sebagai musisi belum juga menemukan gitar yang sesuai atau cocok dengan porsinya sebagai pemain instrumen dan penyanyi. Lalu, termotivasi untuk membuat gitar yang mumpuni dan tentu sesuai kebutuhan.

Sementara Sudah Barang Tentu brand produk pakaian yang lahir dari kekhasan cara berpakaian saya sebagai public figure dan personal. Barangkali itu menjadi daya jual tersendiri dengan melihat peluang besar di depan mata.

Apa saja yang loe tawarkan dan yang spesial dari bisnis loe ini?

Keotentikan dan kesederhanaan serta kualitas produk yang menjanjikan.

Siapa kolaborator loe untuk bisnis ini?

Lontar Kastella bersama Adik perempuan saya. Kalau Kopi Kastella berkolaborasi dengan seorang ahli kopi berpengalaman dan salah satu sahabat saya bernama Ikhsandira. Sementara untuk Sams & Jon dan SBT, saya berkolaborasi dengan seorang pebisnis handal, visioner dan seorang sahabat bernama Sams Gilang.

Apa tips untuk teman-teman musisi yang mau buka bisnis sampingan?

Berani raih peluang, jangan berekspektasi namun penuh strategi bisnis yang matang.

Bagaimana jika ingin membeli jualan loe?

Dapat menghubungi langsung Instagram masing-masing brand produk, yaitu @lontarkastella @kopikastella @samsandjon @sudahbarangtentu atau bisa juga langsung hubungi nomor telfon 087764853368 (WhatsApp).

 

5. Laze

laze

Apa bisnis yang loe jalani di luar musik?

Kuliner, ini baru mulai sih gue jual chicken waffles dan kopi, namanya Stufa.

Bagaimana cerita loe membuka bisnis ini?

Jadi, waktu pandemi dan enggak bisa manggung. Gue liat kakak gue mulai pre-order jual makanan dan gue akhirnya berminat join sambil marketing. Setelah pre-order lumayan jalan, kita beraniin buka tempat.

Apa saja yang loe tawarkan dan yang spesial dari bisnis loe ini?

Ada buttermilk fried chicken, itu ayam goreng tepung dengan bumbu khas sendiri dan sampingnya bisa pilih waffle, kentang atau nasi dan berbagai macam kopi.

Siapa kolaborator loe untuk bisnis ini?

Ada kakak gue dan suaminya, ya bisnis keluarga ya jatuhnya.

Apa tips untuk teman-teman musisi yang mau buka bisnis sampingan?

Jangan malu, dan enggak ada salahnya mulai dari kecil.

Bagaimana jika ingin membeli jualan loe?

Kalau mau beli jualan gue bisa langsung mampir ke Stufa di Cipete, Jl. Asem Dua (sebelah Esmod). Tersedia juga di GoFood, GrabFood, Traveloka Eats, atau Tokopedia juga ada.

____

Penulis
Pohan
Suka kamu, ngopi, motret, ngetik, dan hari semakin tua bagi jiwa yang sepi.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Laidthis Nite Kembali dengan “It’s Gonna Be Alright”

Sembilan bulan setelah “LoveLight” diperdengarkan, Laidthis Nite kembali dengan single baru tentang hasrat dalam judul “It’s Gonna Be Alright” (12/11).

Menakar Hak Pencipta Lagu

Sebelum bicara hak pencipta lagu mari bicara soal ini. Sebagian besar musisi indie sudah mengerjakan apa yang umumnya label rekaman lakukan pada umumnya. Yaitu merekam lagunya melalui perangkat sendiri tanpa harus diberi modal besar …