Bloodsports and Modern Arts: Debut Album Nearcrush

Jul 28, 2021

Butuh waktu tiga tahun sejak awal kemunculan Nearcrush di tahun 2018 lalu hingga akhirnya resmi melepas sebuah album debutnya.

Bertajuk Bloodsports and Modern Arts, Nearcrush menyajikan total sebelas nomor dalam album ini. Beberapa diantaranya juga sudah pernah diperdengarkan terlebih dahulu seperti “Tidal Wave” dan “Ocean’s Depth” yang dilepas di tahun 2020 lalu.

Kesebelas nomor tersebut hadir dalam sebuah koridor alt-rock yang diiringi oleh beberapa nuansa indie-rock hingga shoegaze era 90-an yang kental terdengar dalam beberapa nomornya.

 

Unit asal Bandung ini juga turut menggandeng beberapa nama dalam perjalanannya menggarap album debut ini. Selain dengan keterlibatan para personel, yakni Kevin Arifin (vocal /guitar), Aldy Kusumah (guitar/bass/synth), dan Deathless Ramz (guitar/bass/synth), juga tersebut nama-nama seperti Dani Irjayana dan Andika Surya (Collapse, ALICE) yang mengisi part drum, juga Alexandra J.Wuisan (Gergasi Api, Sieve) yang suara vokalnya hadir dalam nomor “The Fountainhead Palace”.

Dari balik layar, hadir juga Adhit Android dan Wisnu Ikhsan Tama yang membantu dalam urusan mixing dan mastering. Sementara untuk penggarapan artwork, dibantu langsung oleh Herry Sutresna.

Hadir di bawah payung Disaster Records, Bloodsports and Modern Arts juga tersedia dalam format CD yang sudah bisa didapatkan sejak tanggal 25 Juli lalu. Sementara untuk nomor “Tidal Wave” dan “Ocean’s Depth” juga hadir dalam format Cassingles bertajuk Ocean’s Wave.


 

Penulis
Raka Dewangkara
"Bergegas terburu dan tergesa, menjadi hafalan di luar kepala."
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Album Ningrat, Jamrud: Kontrasepsi dan Duka Surti

21 Tahun album Ningrat milik Jamrud , gitaris dan penulis lagu Azis M.Siagian sempat bikin geger tahun 2000 lewat “Surti-Tejo”.

Selesai Vakum, Audrey Tapiheru Bocorkan Tanggal Rilis EP Debutnya

Audrey Tapiheru merasa bahwa EP debut ini adalah sebuah ‘hutang’ kepada para pendengarnya yang telah setia menunggunya selama vakum.