Fourtwnty Rilis Dua Single Sekaligus

Sep 7, 2018

Apakah akan ngetrend sebuah band merilis 2 single sekaligus? Karena belum lama Polka Wars merilis “Rekam Jejak” dan “Mapan”. Dan sekarang, giliran Fourtwnty melepas dua singlenya yaitu “Kita Pasti Tua” dan “Kusut”

Kedua lagu ini masuk dalam album kedua Fourtwnty yang berjudul Ego & Fungsi Otak yang dirilis 20 April 2018 kemarin.

Tak ada alasan khusus sebenarnya bagi band yang digawangi Ari, Nuwi & Roots untuk merilis dua single sekaligus ini. Mereka bilang ini sekadar memuaskan para 4.20 society yang sudah mendukung mereka selama ini.

“Tidak mengalasankan apa-apa untuk peluncuran dua single sekaligus. Dengan cara ini, Fourtwnty hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua 4.20 society yang telah memberi kami arti dalam industri musik ini. Minta sedikit tenaga mu wak, untuk selalu berdansa tipis bersama kami,” kata Ari Lesmana pemilik suara khas di Fourtwnty.

Sekadar informasi, Fourtwnty masih aktif dari panggung ke panggung untuk memuaskan para 4.20 society (fans mereka) plus mempromosikan album kedua mereka. Meski demikian, mereka masih memainkan lagu-lagu lama mereka dalam setlist, seperti yang ada dalam album debutnya, Aku Tenang (2015) dan “Zona Nyaman” yang memang jadi all time favorite para fansnya setelah lagu ini jadi hit berkat film Filosofi Kopi.

Dua single Fourtwnty, “Kita Pasti Tua” dan “Kusut” dirilis spesial melalui laman youtube mereka juga di radio-radio yang menjadi kesayangan 4.20 society serta di layanan musik streaming.

Penulis
Wahyu Acum Nugroho
Wahyu “Acum” Nugroho Musisi; penulis buku #Gilavinyl. Menempuh studi bidang Ornitologi di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, menjadi kontributor beberapa media seperti Maximum RocknRoll, Matabaca, dan sempat menjabat redaktur pelaksana di Trax Magazine. Waktu luang dihabiskannya bersama bangkutaman, band yang 'mengutuknya' sampai membuat dua album.

Eksplor konten lain Pophariini

Contemporary Art Tetap Sendu di EP Debut

Terinsipirasi dari band seperti Title Fight, Nothing hingga Heals, Contemporary Art menyuguhkan pakem shoegaze dan emo yang dilebur dengan ciri tersendiri.

Menakar Kekuatan Lagu “Jelek” Untuk Bisa Viral

Fenomena lagu viral tampak tidak mempunyai formula yang baku. Kadang menimbulkan pertanyaan pada diri kita: kok viral ya? Sebelah mana bagusnya?