Parade Band Emo Lokal Hadir di Synchronize Festival 2019

• Aug 5, 2019

Synchronize Festival 2019 baru saja mengumumkan artis penampil fase ke-3 pada 31 Juli 2019. Tidak disangka-sangka, nama-nama artis yang muncul ternyata bergenre emotional atau yang biasa disebut emo. Genre musik yang satu ini sebelumnya populer di era 2000an.

Namun akhir-akhir ini, emo bak muncul kembali. Hampir setiap bulan kita dapat menemukan informasi mengenai banyaknya acara ‘Emo Night’ di berbagai daerah dari berbagai komunitas yang berbeda. Tren nostalgia ‘Emo Night’ yang ada saat ini hadir dengan format yang lebih sederhana, yaitu dengan DJ Set yang memutarkan lagu-lagu emo populer era 2000-an baik lokal maupun internasional. Hal ini menunjukkan bahwa genre musik emo nampaknya kini tengah menjadi salah satu atensi masif pergerakan gigs khususnya di ibukota.

Maka dari itu, Synchronize Festival 2019 menjawab kerinduan penikmat musik yang tumbuh dan besar mendengarkan musik emo dengan mengumumkan nama line up
penampil khusus bergenre emo yang pernah menjadi raja di dunia permusikan Indonesia. Bahkan, beberapa dari musisi-musisi ini secara spesial comeback ke dunia permusikan nasional bersamaan dengan momen Synchronize Festival 2019.

Adapun parade band emo lokal yang menandai line up fase ketiga Synchronize Festival ini antara lain: Alone At Last, Jakarta Flames, Too Late To Notice, Majesty, Speak Up, Seems Like Yesterday, Killed By Butterfly, Killing Me Inside Reunion dan DieUnderdogg – Emo Revival.

Nah, puas-puasin deh hasrat emosional kamu di Synchronize Festival yang akan digelar tanggal 4, 5, 6 Oktober 2019 di Gambir Expo Kemayoran – Jakarta. Sampai hari ini sudah ada 52 nama penampil yang telah diumumkan, dan masih akan banyak puluhan nama kejutan lainnya yang diumumkan di fase berikutnya. Jadi, nantikan terus informasi terbaru dari Synchronize Fest 2019!

_____

Penulis
Elma Nabiila
Mahasiswa hukum yang suka musik dan hobi jalan-jalan.

Eksplor konten lain Pophariini

Eksistensi Sebuah Band oleh Ramadhista Akbar (Nidji)

Ada begitu banyak faktor yang menyebabkan sebuah band untuk berhenti berkarya ataupun bubar. Gitaris Nidji, Ramadhista Akbar mengulasnya.

Mau Tau Banget?: Mentor Interview – Sarah Deshita

Selamat datang kembali di edisi kedua dari Mentor Interview! Sekilas mengenai Mentor Interview, kami berkeliling menemui nama-nama yang sudah tidak asing lagi di industri musik Indonesia saat ini. Nama-nama yang kami temui, mempunyai keahliannya …