Irama Kotak Suara Pop Hari Ini #01

855

Ini adalah rubrik perdana khusus bagi singel-singel pendatang baru yang belum memiliki album/mini album (EP). Rubrik ini hadir karena banyaknya e-mail berisi perkenalan singel dari musisi pendatang baru yang masuk ke dalam kotak suara redaksi Pop Hari Ini. Dan kami merasa sayang untuk melewatkan derasnya rilisan-rilisan perdana singel yang menjanjikan di era informasi yang serba cepat ini.

Maka itu untuk kalian di seluruh penjuru Indonesia, terutama untuk yang berada di luar pulau Jawa, kami mendengar kalian! Ayo kirimkan lebih banyak siaran pers singel-singel ke kami. Dan tentunya, playlist lagu-lagu ini akan hadir dalam bentuk playlist yang juga bisa didengar di akun Spotify resmi Pop Hari Ini. Silahkan disimak, Irama Kotak Suara PHI Edisi Pertama untuk bulan Juli 2019.

 

1. Fadhilonn – September Kiss (Swing Jazz)

Fadlihonn/ foto: dok. Fadlihonn

Indie crooners dari Indonesia. Ah, ini nikmat sekali. Vokal syahdu Fadhilonn dengan musik swing jazz lengkap dengan orkestranya ini rasanya seperti di musim salju melihat butirnya berjatuhan di film-film romantis bernuansa natal atau pergantian tahun baru. Fadhilonn sendiri adalah penyanyi/pemain trumpet/penulis lagu asal Bekasi yang telah merilis 5 singel sejak 2018. Gaya bernyanyinya dipengaruhi oleh penyanyi Indonesia/Melayu lama seperti Sam Saimun, Adi Karso, Bing Slamet ataupun penyanyi crooner barat seperti Frank Sinatra dan Louis Amstrong. Buat para pecinta jazz standard, singel terbaru Fadhilonn ini wajib.

 

2. Saturn Return – 27 (rock)

Saturn Return / Foto: dok. Saturn Return

Datang dari Semarang, Saturn Return adalah band dengan aroma psikedelik dan kosmik yang kental. Sound gitar nya yang spacey sedari awal langsung menjerat telinga saya untuk memperhatikan musiknya lebih lanjut. Dan lirik berbahasa Indonesianya pun cukup menarik. Bicara soal kesehatan mental dan kecemasan serta hiperealitas dan realitas di era postmodernisme serta krisis di usia 27 tahun.

 

3. Cosmicburp – Fame (Rap/Dance)

Cosmicburp / foto: dok. Cosmicburp

Bertenaga dan energetik! Cosmicburp memadukan rap dengan ketukan musik dancehall yang mematikan sekaligus joget-able. Datang dari Semarang, Cosmicburp adalah Lutfi Adianto. Seorang produser, beatcrafter, multi-instrumentalist, rapper, singer/songwriter yang juga co-founder kolektif musik asal Semarang yang paling produktif saat ini, HILLS Collective. Karya kolaborasi Cosmicburp sendiri dengan beberapa musisi lain sudah wara-wiri di layanan digital streaming. Dan menurut rilis pers yang kami terima, proyek solonya ini akan dirilis tahun ini.

4. Kazzmir – Infatuated (Rock)

Kazzmir / Foto: dok. Kazzmir

Dari Jogja datang musik menghentak yang dihasilkan dari gebukan drum atraktif, sound gitar cranked-up yang gurih dan liukan vokal resah yang meliuk sedikit mengingatkan pada Kurt CobainSemua itu dihasilkan oleh kuintet yang masing-masing personilnya telah lama wara-wiri di skena musik independen Jogja sebagai session player band-band seperti Alterego, Bariskata, The Finest Tree dan Grrrl Gang. Tidak heran bila Kazzmir bisa terdengar fresh dan begitu gurih. Rasanya tidak sabar untuk mendengar singel lainnya.

 

5. Alex Ramp – Loveless (R&B/Pop)

Alex Ramp / Foto: dok. Alex Ramp

Yang satu ini sangat manis dan sangat cocok untuk diputar di gerai-gerai fesyen terkini di mal-mal. Sedikit banyak mengingatkan pada Justin Bieber di album terakhirnya, materi Alex ini mengikuti tren pop/R&B global saat ini dengan bumbu EDM yang pas. Alex sendiri adalah penyanyi muda kelahiran 2000 dengan ambisi ingin menjadi penyanyi internasional sejak dini. Dengan bantuan singer/songwriter Gilber Pohan dan LAF Music Production di era internet seperti sekarang, dan dengan kualitas musik dan vokal seperti ini, tidak ada yang tidak mungkin.