Katalog Lagu-lagu The Jonis dirilis Digital

229
The Jonis
Dua lagu The Jonis dirilis digital / dok. @satria_nb (instagram)

Grup band The Jonis secara resmi merilis dua single populernya secara digital sejak tanggal 16 April kemarin. Kini, setelah satu dekade lebih, fans dari band ultra-obscure dari era awal 2000an asal Bandung ini bisa menikmati karyanya dengan format yang mumpuni.

Kedua lagu itu adalah “A Spy In The House of Love” dan “Do The Cobra”, keduanya dirilis terpisah dalam format kaset di tahun yang sama yaitu 2005. “A Spy In The House of Love” terambil dari kompilasi bertajuk Ticket To Ride yang dirilis oleh Spills Records di tahun 2000, sedangkan “Do The Cobra” terambil dari kompilasi Soundtrack film Janji Joni yang dirilis Aksara Records.

Kedua lagu ini dirilis digital oleh Brush Brothers, sebuah movement dari personilnya, Satria Nurbambang yang difokuskan untuk mendokumentasikan karya seni rupa saat ini.

“Pada masa-masa itu, tahun 2005, masa-masa terakhir The Jonis kumpul, kebetulan semua personil masih semangat unt ngerekam lagu-lagu The Jonis dan waktu nya juga kebetulan pas, semua bisa kumpul. Namun belom tau juga sebenernya mau di rilis EP atau album atau apa. Lalu seiring waktu, mengendaplah si lagu-lagu The Jonis ini. Pada akhirnya kemaren gue memutuskan buat upload aja, kan sayang juga kalo disimpen terus,” ujar Satria Nurbambang perihal alasan diperkenalkannya kembali lagu-lagu The Jonis pada saat ini.

The Jonis
The Jonis / dari berbagai sumber

Buat yang masih asing dengan nama The Jonis, band asal Bandung ini berdiri tahun 2000, terdiri dari musisi-musisi side stream kota Kembang yang populer pada saat itu.

Ada Citra Pramadi (keyboards), Aditya Ardinugraha (Bass), Yudistira Ardinugraha (Drum), David Tarigan (Gitar), Satria Nurbambang (vokal), Suar Nasution (gitar) dan Tutugraf Age (synthesizer). Saat itu, tiga personil The Jonis: Suar, Adhi dan Udhi masih tercatat sebagai personil Pure Saturday.

“Jadi dulu pas gue masih ngerjain Ripple (majalah) awal bareng anak-anak 347 (brand clothing asal Bandung) masih ada slot buat manggung dan isi kompilasi. Gue sama anak-anak kampus akhirnya bikin (The Jonis), yang bukan anak kampus gue cuma Suar dan Udhi,” ungkap Iyo.

The Jonis bermain di acara Poptastic, Bandung / dok. Bandung Pop Darlings (instagram)

“Dan… sebenernya lagu-lagu The Jonis itu adalah lagu-lagu basic Pure Saturday jaman awal yang nggak kepake,” tambahnya, sedikit membuka rahasia.

Sebagai band, The Jonis sendiri lebih sebagai proyek musik yang tidak seserius band-band Bandung saat itu, seperti Pure Saturday dan lainnya. Jam terbang mereka pun minim, pertama launching album kompilasi Ticket To Ride di GOR Saparua tahun 2001 dan kedua adalah acara Poptastic di Concordia Cafe, tahun 2001, kemudian bermain di Kresikars, Taman Ria dan Acara Last Show nya Puppen semua di awal 2000-an.

https://www.youtube.com/watch?v=P43lrvVLt04

Selain dua lagu ini, akan ada satu lagu The Jonis lainnya yang akan diagendakan untuk dirilis di tahun ini. “Ada satu lagi lagu yang belum keluar, masih ngantri di Spotify,” tambah Iyo. Buat fans yang belum tahu, siap-siap menanti lagu terbaru lagi mereka.

 

_____