501

Konfirmasi Otong ‘Koil’ Akan Penggalangan Dana Panti Asuhan Miliknya

Soleh Solihun dan Otong 'Koil'. Foto: Youtube

Ramainya atensi publik di video wawancara vokalis band Koil, JA Verdijantoro alias Otong ‘Koil’ dengan komedian/penulis/aktor Soleh Solihun di The Soleh Solihun Interview berbuntut munculnya munculnya situs penggalangan dana dari seseorang bernama Herni Maryati berinisiatif membuka donasi berjudul ‘Bantu Otong Koil Membangun Panti Asuhan’. Target donasi tersebut cukup fantastis yaitu Rp 600 milyar. Dan untuk saat ini per hari Kamis 20 Juni 2019, telah terkumpul Rp 4.516.345.

Kilas balik, di edisi The Soleh Solihun Interview edisi Otong Koil, selain bercerita soal bandnya, Otong Koil juga berbagai kesialan yang menimpanya tersentil juga kalau dirinya ingin punya panti asuhan dan pusat pendidikan gratis berteknologi masa kini.

Baca juga:  Beredar Tagar #bebaskanEckyLamoh (Eks Vokalis EdanE) di Twitter.

Dalam keterangannya di situs Kitabisa.com penggagasnya bercerita keprihatinannya tentang kebaikan hati Otong yang malah sering dijahati orang. Antara ditipu dan dihutangi, ditambah masih sering disantet/guna-guna. Juga kondisi keuangannya yang hancur lebur hingga harus berpisah sama anak dan istrinya dan yang terakhir jantungnya sempat berhenti 2 kali seperti mati suri. Tapi untungnya berhasil diselamatkan.

Otong (kedua dari kedua) dan Donni (paling kanan) / dok. instagram Koil.

Dikonfirmasi PHI soal Donasi, vokalis Koil ini mengakui kalau dirinya sudah mengetahui ada donasi ini. Meskipun ia tidak mengetahui siapa yang membuat donasi tersebut.

“Mungkin anak aku sendiri atau pegawai-pegawaiku. Namanya sih pakai akun nama pegawaiku. Mungkin pada bikin barengan sih karena prihatin sama kondisi aku tapi entahlah,” ungkapnya.

Baca juga:  Panggung Pamit Trio GAC di Hodgepodge Superfest

Menurutnya, donasi tersebut dibuat langsung saja tanpa minta izin. Meskipun tidak terlalu menganggap serius akan donasi ini, Otong menjelaskan kalau sampai terkumpul ada beberapa hal yang akan ia lakukan:

“Kalau sampai kekumpul akan beli tanahnya dulu. Sambil membangun gedungnya sambil ngumpulin SDM-nya. Mungkin kerjasama dengan beberapa panti asuhan yang suka ku kunjungi beberapa tahun terakhir. Cuman yah duit segitu nggak cukup sih untuk bikin seperti yang ku cita-citakan,” katanya.