Langkah Terbaru IQIF Menuju Album Perdananya

Jul 2, 2021

Ada cerita terbaru dari IQIF di beberapa waktu ke belakang. Hari Kamis (01/07) lalu, sang solois resmi melepas materi tunggal terbarunya, “Falling”.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by IQIF (@iqif)

Nomor tersebut menyusul beberapa materi yang sudah lebih dulu diperdengarkan oleh IQIF. Sebut saja “Burn Me Down” dan “Before It’s Too Late” di bulan Maret 2020 lalu dan “Twisted” di awal tahun ini.

Perihal “Falling”, IQIF mengaku bahwa nomor ini sudah diciptakan dirinya sejak lama, yakni pada tahun 2015 lalu. Saat itu, dirinya juga turut dibantu oleh seorang sahabat, Mya Santosa dalam penulisan liriknya.

Hingga akhirnya, “Falling” hadir dengan bentuk terbaiknya yang juga turut dibantu oleh beberapa nama dalam penggarapannya, sebut saja Adityar Andra dari bangku co-producer yang juga turut membantu nama-nama seperti Neonomora dan Kenny Gabriel.

“Gue juga ingin mengajak semua orang untuk lebih berani mengekspresikan dirinya, karena gue yakin setiap orang punya keunikan yang sebenarnya memiliki nilai yang lebih di mata orang lain. Intinya, tinggal apakah kamu mau menunjukkan keunikan kamu pada dunia?”, jelas IQIF melalui rilisan persnya mengenai tema besar yang dirinya angkat di nomor ini.

Jika pada nomor “Twisted” IQIF menghadirkan sebuah lagu yang bernuansa pelan dengan iringan akustik, maka “Falling” hadir dengan nuansa yang jauh berbeda. Nuansa rock dengan hentakan drum yang dibarengi dengan bebunyian elektronik menjadi nuansa yang dihidangkan di nomor terbarunya ini.

Berbarengan dengan hadirnya “Falling” dalam format digitalnya, IQIF juga turut menghadirkan sebuah format video musik yang digarap oleh Deby Sucha, seorang sutradara yang saat ini berdomisili di Tokyo. Video musik ini juga turut menampilkan Rizkia Larasati dari RL KLAV.

 

Di tahun ini pula kabarnya sang solois akan segera melepas album perdananya di bawah naungan label rekaman Vurplay.

Dengan judul #1, album ini nantinya juga akan menampilkan beberapa nama musisi seperti Iga Massardi, Neonomora, hingga Rishanda Singgih dan Shotgun Dre. Juga sebagai sebuah puncak penantian, mengingat cerita IQIF bahwa album ini sudah tertunda selama satu tahun.

Foto IQIF oleh Deby Sucha.

Penulis
Raka Dewangkara
"Bergegas terburu dan tergesa, menjadi hafalan di luar kepala."
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

20 Tahun Album Padi, “Sesuatu Yang Tertunda”

Di umurnya yang sudah dua dekade, Sesuatu Yang Tertunda milik Padi masih tetap menjadi sesuatu yang indah.

16 Pertanyaan: Rasya

Kemunculan Rasya yang menyita perhatian saat ia membawakan lagu cover “Don’t Look Back in Anger” milik Oasis di Instagram @generasi90an.