Liputan: Teddy Adhitya Is Real

Teddy Adhitya sukses menggelar showcase tanda syukur perjalanan album Nothing Is Real di usianya ke 27 tahun pada hari Rabu, 27 Juni 2018 di Teater Salihara, Jakarta.
Penyanyi pop, Rayssa Dynta ditemani Yudhistira Haryadi dan Citra Winitya hadir sebagai pembuka. Kedua mata sang pemilik mini album Prolog ini sesekali berkedip. Perlahan darah mengalir dari hidung dan mata kirinya sebagai bentuk visual yang mendukung aksinya.
Ruangan malam itu cukup dingin seperti lirik yang keluar dari mulutnya yang lembut. Seputar hubungan percintaan yang tawar, atau mempertanyakan segala sesuatu yang sudah didapatkan di nomor “Hands”.
Usai penampilan Raysaa, penonton yang sedari duduk manis langsung merapat ke bibir panggung. Tak lama kemudian bayangan Teddy dari balik kain putih muncul. Pertunjukan dimulai dengan “Nothing Is Real” seperti nama showcase ini.
Baca juga: Pop Figur: Teddy Adhitya
Aksi Teddy dikawal musisi yang kerap menemaninya dari satu panggung ke panggung lain. Mereka adalah Muhammad Raynald Prasetya (drum), Kenny Gabriel dan Ivan Alidiyan (kibor), Felix Haryono dan Vicky Geovaldy (gitar), Taufan Wirzon (bass), Enrico Octaviano (drums sequencer).
Dalam kesempatan ini, penonton tak hanya beruntung dapat menyaksikan video musik terbaru “Healer” di awal pertunjukan. Tetapi juga bocoran materi album keduanya “Really (Medium Beat)” yang dibawakan sampai dua kali, dan “What Would I Be”.
Baca Juga: Teddy Adhitya Rekaman di Hutan
Tata cahaya panggung oleh Yoni Wijoyo tak kunjung berubah indahnya sampai ujung perjumpaan. Penggemar setia atau mereka yang hanya mendukung karier Teddy lewat pembelian tiket masuk di Kolase.com benar-benar menikmati panggung terbaik pekan ini.
____

Eksplor konten lain Pophariini
- #hidupdarimusik
- Advertorial
- AllAheadTheMusic
- Baca Juga
- Bising Kota
- Esai Bising Kota
- Essay
- Feature
- Good Live
- IDGAF 2022
- Interview
- Irama Kotak Suara
- KaleidosPOP 2021
- KALEIDOSPOP 2022
- KALEIDOSPOP 2023
- KALEIDOSPOP 2024
- Kolom Kampus
- Kritik Musik Pophariini
- MUSIK POP
- Musisi Menulis
- New Music
- News
- Papparappop
- PHI Eksklusif
- PHI Spesial
- PHI TIPS
- POP LIFE
- Review
- Sehidup Semusik
- Special
- Special Video
- Uncategorized
- Videos
- Virus Corona
- Webinar
6 Album Indonesia dengan Bas Terlegit Favorit Ginda Bestari
Pada Jumat (14/02), kami menghadiri D’Addario Event Launch di Mall of Indonesia, Jakarta Utara. Acara tersebut dimeriahkan oleh sederet gitaris dan bassist ternama Indonesia. Salah satu yang namanya tak asing lagi adalah Ginda Bestari. …
Wawancara Eksklusif Teenage Death Star: Mengajak 12 Musisi ke Taman Bermain Thunder Boarding School
Teenage Death Star rilis album! Rasanya kalimat itu sendiri sudah jadi berita yang menarik bagi para pegiat musik lokal. Pasalnya, band ini hanya memiliki satu album penuh bertajuk Longway to Nowhere sejak terbentuk tahun …