Mahabharata, Single Terbaru Bin Idris

Jul 29, 2019

Bin Idris atau Haikal Azizi, seorang penyanyi solo sekaligus vokalis dari band proto-metal/psychedelic bernama Sigmun kembali hadir dengan single “Mahabharata” yang dirilis pada 5 Juli 2019.

Lagu instrumental ini berawal dari proyek animasi kawan dekatnya yang meminta Haikal untuk menulis score untuk proyek animasi tersebut. “Mahabharata” merupakan lagu pertama Bin Idris yang diunggah pada ranah digital tujuh tahun silam dan menjadi pintu gerbang dalam karirnya sebagai solois. 

Sampul lagu “Mahabrata”. Ilustrasi oleh: Septian DS.

Lagu yang berdurasi 20 menit ini direkam di studio pribadi miliknya bernama The Golden Chamber Studio dengan mastering yang dilakukan oleh Adhit Android. Untuk artwork dari single ini dikerjakan oleh seorang seniman bernama Septian DS. 

Haikal mencoba membangun ulang lagu tersebut dan mencoba menyejajarkannya dengan citra epos Mahabharata. Meskipun begitu, bagian lirik Mahabharata justru tidak mengandung makna apapun dan bukanlah sebuah usaha untuk menceritakan ulang cerita legendaris tersebut.

“Semua hanyalah bentuk penyuaraan spontan semata, meskipun ada beberapa kata seperti ‘raksasha’ yang saya nyanyikan di beberapa bagian. Saya pribadi berpendapat bahwa lagu tersebut mewakili warna-warna utama dalam praktik musik saya: berpusat pada intuisi, suram, emosional, samar, dan metaforis,” jelasnya.

 

____

Penulis
Elma Nabiila
Mahasiswa hukum yang suka musik dan hobi jalan-jalan.

Eksplor konten lain Pophariini

5 Alasan MALIQ & D’Essentials Enggak Bubar

Menyambut perilisan album baru MALIQ & D’Essentials, Can Machines Fall In Love? tanggal 30 Mei 2024, kami menemui mereka di sela-sela waktu latihan hari Selasa (21/05) di studio Mad Haus.   View this post …

Pudar Lanjutkan Karier Bermusik dengan Merilis 3 Single Sekaligus

Setelah terinspirasi Weezer untuk single “Satuperdua” yang meluncur tahun lalu, kini Pudar langsung merilis 3 single sekaligus dengan memakai nama band sebagai judulnya. Di antara judul-judulnya seperti “Buatlah Kelam Terdiam”, “Dalam Pertanda”, dan “Ruang …